kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.890
  • SUN99,38 -0,55%
  • EMAS614.076 -0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Golongan listrik 4.400 VA ke bawah akan dihapus

Jumat, 10 November 2017 / 17:38 WIB

Golongan listrik 4.400 VA ke bawah akan dihapus

Petugas memperbaiki jaringan listrik pada menara saluran udara tegangan tinggi (SUTT) di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/1). Berdasarkan data Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), rasio elektrifikasi (pemerataan kelistrikan) di Indonesia meningkat dari 88,3 persen pada 2015 menjadi 90,35 persen pada 2016, sementara konsumsi listrik mengalami kenaikan dari 918,6 kilo Watt hour (KWH) per kapita menjadi 956 KWH per kapita. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ama/17.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana meratakan penggunaan daya pelanggan listrik. Nantinya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menghapus daya listrik dengan golongan 4.400 Volt Ampere (VA) ke bawah.

Kebijakan itu diklaim supaya masyarakat bisa menikmati daya listrik yang lebih besar. Sehingga, masyarakat dipastikan tidak lagi mengalami mati lampu akibat daya listriknya yang tidak mencukupi.

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar meyakinkan bahwa rencana penghapusan golongan pelanggan listrik dengan daya 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA, supaya masyarakat bisa menikmati listrik dengan daya yang lebih besar.

“Misalnya tiba-tiba pasang setrika, listriknya mati karena dayanya tidak kurang. Nah sekarang mau dinaikkan dayanya,“ terangnya di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (10/11).

Saat ini, kelas golongan pelanggan PLN non-subsidi adalah golongan Rumah Tanggal (R-1) 900 VA-RTM (Rumah Tangga Mampu), 1.300 VA, dan 2.200 VA. Nantinya, ketiga golongan ini akan dihapuskan.

Penghapusan kelas golongan pelanggan itu dilakukan karena jarak batas dayanya sangat kecil yakni 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA. Ia menginginkan kelas golongan pelanggan rumah tangga dijadikan satu saja. “Untuk yang subsidi tidak berubah. Untuk yang ini (rencana) harga per KwH-nya tetap sama,“ ungkapnya.

Nah, untuk terkait biaya pemasangan perubahan daya masih dibahas dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Pengamat Energi dari Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa menyatakan, ide penyederhanaan golongan pelanggan listrik ini membuat administrasi pelanggan lebih sederhana, demikian juga dengan penghitungan tarif.

Dengan meningkatkan daya tersambung, kata Fabby, masyarakat bisa menggunakan listrik secara bebas dan lebih banyak. Dengan begitu hal ini juga bisa mendorong pemborosan konsumsi listrik apabila tidak digunakan secara hati-hati.

 


Reporter: Pratama Guitarra
Editor: Rizki Caturini

PLN

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta
14 May 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]
×