: WIB    --   
indikator  I  

Hutama Karya gelontorkan dana talangan Rp 4,65 T

Hutama Karya gelontorkan dana talangan Rp 4,65 T

JAKARTA. PT Hutama Karya telah menggelontorkan dana talangan untuk pembebasan lahan sebesar Rp 4,65 triliun sejak tahun 2016 hingga pertengahan Mei 2017. Sebesar Rp 3,8 triliun digelontorkan tahun lalu dan Rp 854 miliar ditalangi dalam lima bulan pertama tahun ini.

Penalangan lahan tersebut dilakukan HK untuk mempercepat pembangunan jalan tol trans Sumatra yang ditugaskan pemerintah terhadap perseroan.

Namun, M Rizal Sujipto, General Manager Hutama Karya mengatakan, hingga saat ini, BLU Lembaga Management Aset Negara (LMAN) belum melakukan pembayaran atas dana talangan tersebut. "LMAN belum melakukan pencairan," kata Rizal, baru-baru ini.

Jika dana talangan tersebut tidak segera dibayarkan oleh LMAN tentu akan berdampak pada pembebasan lahan tol trans Sumatra selanjutnya.

Adapun ruas Trans Sumatra yang dikebut oleh PT Hutama Karya untuk segera beroperasi tahun ini adalah Medan-Binjai, Palembang-Indalaya dan Bakauheni-Terbagi Besar.

Rizal mengatakan, pogres fisik Medan-Binjai seksi 1 saat ini sudah 16,71%, seksi 2 sebesar 93,3%, seksi 3 mencapai 95,297%. Sedangkan Palembang-Indralaya seksi 1 sebesar 86,905%, seksi 2 mencapai 4,612% dan seksi 3 sebesar 62,707%.

Adapun pengerjaan Bakauheni-Terbagi Besar paket 1 sudah 48,159%, paket 2 sebanyak 23,4% paket 3 sekitar 27,57% dan paket 4 sekitar 19,1%.

Rizal bilang, saat lebaran ketiga ruas dapat dijadikan sebagai jalur alternatif dan masih digratiskan.

Kendala di ruas Medan-Binjai adalah masih ada lahan yg belum bebas pada jalan akses Semayang. Di jalan akses Helvitia masih ada tiga bidang di re-appraisal, dan enam masih menolak dibebaskan. "Untuk ruas Palindra karena proses vacuum pada interchange (IC) Pamulutan, maka ramp menuju Pamulutan melewati ramp dari arah Indralaya," jelas Rizal

Sementara untuk ruas Lematang-Kota baru main road sudah selesai, tinggal jalan akses ke jalan Sutami yang masih perlu tambahan lahan. "Kendala-kendalan tersebut, saat ini sedang diupayakan untuk percepatan proses konsinyasi dan eksekusi oleh tim," kata Rizal.


Reporter Dina Mirayanti Hutauruk
Editor Dupla Kartini

PROYEK INFRASTRUKTUR

Feedback   ↑ x
Close [X]