: WIB    —   
indikator  I  

Kerek penjualan genteng, Onduline incar resort

Kerek penjualan genteng, Onduline incar resort

JAKARTA. Produsen genteng bitumen PT Onduline Indonesia mengincar penjualan tahun 2017 sebesar Rp 150 miliar. Tahun 2016, perusahaan yang menginduk pada Onduline asal Prancis itu, mencetak penjualan Rp 120 miliar.

Dari sisi volume, Onduline Indonesia ingin penjualan 1,5 juta meter persegi (m²) genteng tahun lalu, naik menjadi 1,7 juta m tahun ini. Semua genteng mereka datangkan dari pabrik Onduline di Penang, Malaysia yang berkapasitas 6 juta m².

Asal Anda tahu, pabrik Penang menyuplai kebutuhan pasar Onduline di Asia. Penyerapan pasar Indonesia mencapai 25% terhadap total kapasitas produksi pabrik, terbesar dibandingkan negara tujuan pemasaran lain.

Onduline mencatat, penjualan genteng mereka di Indonesia bahkan lebih besar ketimbang China yang rata-rata 1 juta m genteng. "Genteng kami memang lebih diminati di kawasan negeri dua musim seperti Indonesia, sedangkan China lebih suka bahan bangunan yang lebih tebal," terang Tatok Prijobodo, Country Director PT Onduline Indonesia, Jumat (17/3).

Nah, untuk mengejar target penjualan 2017, Onduline Indonesia membidik pasar proyek dan ritel. Target komposisi pasar tahun ini 65% proyek dan 35% ritel.

Permintaan genteng proyek datang dari sektor properti dan pariwisata. Proyek yang sudah mereka genggam seperti perumahan Citra Raya dan resort di Batam dan 21 sekolah di Bekasi, Jawa Barat.

Strategi lain, bulan ini Onduline Indonesia meluncurkan produk baru bernama Onduline Tile. Harga jual produk tersebut Rp 140.000-150.000 per m². "Target kami bisa menjual 200.000 m²," kata Tatok.

Informasi saja, Onduline memiliki tujuh pabrik di dunia dengan total kapasitas 40 juta m genteng. Pabrik terbesar berada di Rusia.


Reporter Agung Hidayat
Editor Adi Wikanto

INDUSTRI PROPERTI

Feedback   ↑ x
Close [X]