kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.316
  • LQ451.100,19   1,30   0.12%
  • SUN106,45 -0,03%
  • EMAS588.852 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Kominfo blokir WhatsApp jika tak benahi konten

Senin, 06 November 2017 / 15:38 WIB

Kominfo blokir WhatsApp jika tak benahi konten

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah meminta seluruh operator untuk memblokir Domain Name Server (DNS) yang menyediakan konten asusila, di antaranya DNS yang dimiliki oleh WhatsApp.

Sejak kemarin (5/11), masyarakat dihebohkan dengan konten asusila yang merupakan  bagian dari emoji di WhatsApp dalam kategori animasi GIF. Kominfo juga melayangkan pemberitahuan kepada manajemen WhatsApp untuk segera melakukan pemblokiran pada DNS yang menyediakan konten tersebut. Emoji di WhatsApp ini merupakan animasi yang bergerak-gerak.

Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan, WhatsApp memiliki layanan yang menggunakan GIF API agar semua pengguna whatsApp bisa mengirimkan gambar bergerak. Sebagai gambaran, GIF API merupakan layanan yang dimiliki oleh salah satu DNS, yakni tenor.com. DNS tersebut di antaranya ada yang berisi konten-konten yang mengarah pada pornografi.

Lebih lanjut Semuel bilang, hingga hari ini, Kominfo sudah menyampaikan kepada seluruh operator agar segera melakukan pemblokiran terhadap DNS yang memiliki konten asusila, yakni tenor.com, api.tenor.com, blog.tenor.com, qa.tenor.com, media.tenor.com, media1.tenor.com.

Pemerintah juga tengah menanti respons dari penyedia WhatsApp, yakni Facebook untuk segera melakukan pemblokiran. "Kami sudah kirim tiga surat notifikasi dari tanggal 5 dan 6 November, tetapi karena ada perbedaan waktu, mereka sedikit terlambat memberi respons. Seharusnya mereka sudah melakukan pemblokiran," ujar Semuel dalam keterangan pers, Senin (6/11).

Kominfo juga menyediakan waktu selama 2 x 24 jam bagi Facebook sebaga pemilik WhatsApp untuk merespons permintaan Kominfo.  Jika tidak ada respons hingga tenggat waktu tersebut, Pemerintah Indonesia akan memblokir aplikasi perpesanan tersebut. 


Reporter Klaudia Molasiarani
Editor : Rizki Caturini

TELEKOMUNIKASI

MARKET
IHSG
18,23
6.490,90
0.28%
 
US/IDR
13.331
-0,25
 
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi - Jakarta
26 February 2018 - 27 February 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy