: WIB    —   
indikator  I  

Lebaran, Pertamina Sumbagut siaga 16 kantong SPBU

Lebaran, Pertamina Sumbagut siaga 16 kantong SPBU

JAKARTA. Menjelang Lebaran 2017, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar, mengunjungi Terminal BBM Medan Group di Labuan Deli, Sumatra Utara pada senin (19/6). Arcandra mengecek kesiapan PT Pertamina dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) masyarakat selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H di wilayah Sumatra bagian utara (Sumbagut).

Dalam kunjungannya, Arcandra mengungkapkan, kondisi stok BBM Pertamina dalam keadaan cukup untuk melayani masyarakat selama perayaan Idul Fitri. “Dari laporan Direktur Pemasaran Pertamina, pada hari raya Idul Fitri kali ini, Pertamina siap memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sehingga tidak perlu ada kekhawatiran masyarakat akan kurangnya pasokan BBM di SPBU”, ungkap Arcandra.

Menurut Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar, tim Pertamina Marketing Operation Region I (MOR I) telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi dalam memenuhi kebutuhan BBM masyarakat. “Kami telah menyiagakan 16 kantong SPBU dan 3 Posko Mudik Serambi Pertamax serta menyiapkan kiosk-kiosk Pertamax untuk memenuhi kebutuhan BBM kemasan bagi para pemudik di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau dan Kepulauan Riau," ujar Iskandar.

Pertamina MOR I juga menyiagakan tim satgas Ramadan dan Idul Fitri di kantor Pertamina MOR I pada 10 juni 2017 dan berakhir pada 11 juli 2017. Pasokan BBM ke masyarakat di Sumatra Utara disuplai dari lima terminal BBM yang terdiri dari TBBM Medan Group, TBBM Kisaran, TBBM Siantar, TBBM G Sitoli, TBBM Sibolga melalui 319 SPBU.

Pertamina MOR I memprediksi, penyaluran selama satgas Ramadan dan Idul Fitri untuk produk premium di wilayah Sumbagut akan naik 1% dari penyaluran normal sebesar 7.266 KL menjadi 7.212 KL. Sedangkan, untuk Pertalite akan naik 19% dari penyaluran normal sebesar 4.080 KL menjadi 4.852 KL. Produk Pertamax dan Pertamax Turbo diprediksi juga naik 23% dari penyaluran normal sebesar 755 KL menjadi 931 KL. Sedangkan, untuk produk Solar/Biosolar akan turun sebesar 3% yaitu dari 6.254 KL menjadi 6.429 KL.

Sedangkan untuk wilayah Sumatra Utara, pada masa satgas diperkirakan akan terjadi peningkatan konsumsi produk BBM jenis Premium pada H-3 atau 22 juni sebesar 46% dari sebelumnya rata-rata harian 2.300 KL menjadi 3.300 KL. Sedangkan utk produk Pertalite akan meningkat 15% dari 2.067 KL menjadi 2.381 KL. Untuk produk Pertamax diperkirakan akan mengalami peningkatan konsumsi 24 % dari normalnya 328 KL per hari menjadi 407 KL. Solar diprediksi normal di angka 2.500 kiloliter sehari.


Reporter Febrina Ratna Iskana
Editor Dupla Kartini

PERTAMINA

Feedback   ↑ x
Close [X]