kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Matahari proyeksikan kontribusi penjualan online bisa mencapai 18% di tahun ini


Selasa, 04 Mei 2021 / 19:15 WIB
ILUSTRASI. Matahari Putra Prima. REUTERS/Beawiharta


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten ritel PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) telah menyusun berbagai strategi bisnis agar tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19. Diantaranya yakni melakukan ekspansi dengan menambah gerai baru. 

Head of Public Affairs PT Matahari Putra Prima, Fernando Repi mengatakan saat ini kontribusi penjualan MPPA ditopang oleh segmen Hypermarket dan supermarket dengan porsi 96%. “Sisanya disumbangkan oleh segmen grosir dan convenience store dengan porsi masing-masing 2%,” katanya saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (4/5). 

Adapun data per 31 Desember 2020, MPPA memiliki empat format diantaranya yakni 100 gerai Hypermart, serta gerai supermarket yang terdiri dari 9 gerai Primo, 16 gerai Foodmart dan 9 gerai HyFresh. 

Baca Juga: Matahari Putra Prima (MPPA) bakal perkuat digital, right issue dan tambah gerai

Fernando menjelaskan, masih adanya dampak pandemi Covid-19, strategi yang diterapkan MPPA adalah berupaya melakukan efisiensi dan meningkatkan produktifitas pada seluruh gerai-gerainya. “Strategi kita juga saat ini kita fokus untuk membuka jalur penjualan lain misalnya lewat sosial media (Whatsapp) dan lewat online yakni melalui E-commerce seperti Shopee, Blibli dan lainnya,” katanya. 

Dengan strategi penjualan melalui online dan offline, ia mengatakan saat ini penjualannya masih ditopang oleh penjualan secara offline. “Tentu penjualan masih di topang dari penjualan offline. Sehingga tahun ini kami berharap penjualan dari online bisa berkontribusi sekitar 15% sampai 18% dari total penjualan,” tutupnya. 

Selanjutnya: Keluarga Riyadi Jual Saham MPPA Senilai Rp 362,1 Miliar, Salah Satu Pembelinya Watiga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×