: WIB    —   
indikator  I  

Metland andalkan proyek baru genjot sales 2017

Metland andalkan proyek baru genjot sales 2017

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metropolitan Land Tbk atawa Metland mencatatkan penurunan penjualan pada kuartal II-2017. Kendati begitu, emiten berkode saham MTLA ini memasang strategi untuk bisa mencatatkan kinerja yang lebih baik sampai akhir tahun. Di antaranya dengan mengandalkan proyek The Riviera at Puri, proyek baru hasil kerja sama dengan Keppel Land.

Direktur MTLA, Olivia Surodjo mengklaim, penjualan di semester II-2017 ini akan lebih baik dari semester sebelumnya. "Kuartal III belum tutup buku, tetapi penjualan kita besar di semester II, khususnya di kuartal pertama, “ujarnya di Jakarta, Kamis (12/10). 

Untuk memperbaiki kinerja sebelumnya, MTLA berencana untuk menambah amunisi dalam proyek baru yang diluncurkan hasil kerja sama dengan Keppel Land. Sebagai gambaran perusahaan yang berdiri pada tahun 1994 ini bakal menambah amunisi dalam proyek The Riviera at Puri dengan mengalokasikan lahan seluas 5.000 meter persegi untuk mengembangkan club house, seperti kolam renang maupun lapangan tenis.

Adapun, total lahan yang digunakan untuk mengembangkan proyek The Riviera seluas 12 hektare. Menurutnya, proyek patungan Metland dan Keppel Land tersebut akan terus dikembangkan dengan menambah mall dan rumah yang bisa menjadi nilai tambah penjualan.

Olivia menyebut, secara year to date (ytd) hingga September 2017, MTLA mencatatkan perolehan recurring income sebesar Rp 365 miliar. Adapun, emiten ini memperoleh marketing sales hingga Rp 925 miliar secara year to date (ytd).

Selain mengandalkan proyek baru The Riviera at Puri, MTLA juga mengandalkan proyek baru hasil kerja sama dengan PT Karyadeka dan pengembang asal Singapura Ascendas Group bertajuk One Parc Puri di Tangerang. "Di semester II ini kami fokuskan di Keppel Land dan Ascendas," ungkapnya.

Mengutip laporan keuangan hingga Juni 2017 lalu, emiten ini mencatatkan pendapatan sebesar Rp 487.5 miliar atau turun 8,4% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang ada di angka Rp 532,4 miliar. Penurunan tersebut juga diikuti oleh penurunan laba bersih tahun berjalan sebesar 14% menjadi Rp 111,98 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 130,27 miliar. 

 


Reporter Klaudia Molasiarani
Editor Rizki Caturini

INDUSTRI PROPERTI

Feedback   ↑ x
Close [X]