INDUSTRI
Berita
Pacu produksi, 100 perusahaan pemasok batubara berskala kecil bikin asosiasi

PEMBENTUKAN ASOSIASI BARU

Pacu produksi, 100 perusahaan pemasok batubara berskala kecil bikin asosiasi


Telah dibaca sebanyak 1612 kali
Pacu produksi, 100 perusahaan pemasok batubara berskala kecil bikin asosiasi

JAKARTA. Tak mau kalah dengan perusahaan-perusahaan batubara kelas kakap, sebanyak 100 perusahaan pemasok batubara berskala kecil yang setiap tahun rata-rata memproduksi batubara sebanyak 100.000 sampai 1 juta ton membentuk wadah bersama bernama Asosiasi Pemasok Energi dan Batubara Indonesia (Aspebindo).

Ketua Umum Aspebindo, Ferry Juliantono, mengklaim anggota asosiasi ini berkontribusi terhadap dua per tiga kebutuhan batubara di dalam negeri per tahun. "Dengan terbentuknya organisasi ini, meskipun skala usaha anggota kami adalah usaha skala menengah dan kecil, tapi kontribusi anggota kami itu ternyata cukup signifikan dalam pemenuhan pasokan batubara baik di BUMN maupun industri lainnya di dalam negeri," ujar Ferry, Rabu (26/10).

Saat ini ASPEBINDO sudah memiliki perwakilan di tujuh provinsi yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sumatra Selatan, Jambi, Bengkulu, Banten, dan Jawa Timur . Para anggotanya terdiri atas perusahaan tambang batubara serta perusahaan energi lainnya.

Sekretaris Jenderal Aspebindo, Ekawahyu Kasih, menambahkan, tujuan pembentukan asosiasi ini adalah memberdayakan anggota-anggotanya agar bisa berkembang dari perusahaan batubara skala kecil menjadi menengah dan menengah menjadi perusahaan tambang raksasa.

"Soalnya di Indonesia banyak sekali penambang batubara skala kecil dan menengah yang masih belum dikelola dengan baik," ujar Kasih.

Asosiasi ini memberdayakan anggotanya dengan bekerja sama dengan berbagai perusahaan penunjang pertambangan batubara mulai dari eksplorasi, eksploitasi dan transportasi. "Juga mencarikan mereka pangsa pasar di dalam negeri dan lembaga pembiayaan , dan juga perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang alat-alat berat di bidang tambang, "ujarnya.

Editor: Rizki Caturini
Telah dibaca sebanyak 1612 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Ada ratusan produk, pilih mana?

    +

    Ada sekitar 850 produk reksadana beredar saat ini. Pilihlah yang sesuai dengan gaya investasimu

    Baca lebih detail..

  • Menimbang return reksdana dan investasi lain

    +

    Return reksadana memang ciamik sepanjang tahun ini. Tapi, belakangan muncul gejolak di pasar. Apakah lebih baik mengamankan aset di instrumen aman seperti deposito, atau emas yang harganya sekarang lebih murah?

    Baca lebih detail..