| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.473
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS600.960 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Pipa gas bocor, SKK migas pastikan blok SES tidak terganggu

Selasa, 10 Juli 2018 / 22:04 WIB

Pipa gas bocor, SKK migas pastikan blok SES tidak terganggu
ILUSTRASI. Ilustrasi SKK MIGAS

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebocoran pipa gas di Perairan Bojonegara pada Senin (9/7) kemarin membuat aliran gas dari Blok South East Natuna (SES) yang dioperatori oleh CNOCC ke PLTGU Cilegon terhenti. Total pasokan gas yang tidak lagi mengalir ke PLTGU Cilegon mencapai 50 mmscfd.

Biarpun operasi pipa gas dihentikan, Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher menyebut sumur gas di Blok SES tidak terganggu.

"Masih dihentikan sementara (aliran gas). Kalau sumur hulu tidak ada yang terpengaruh, jadi sumur produksi masih tetap mengalir, cuma diatur saja alirnya, tidak ada sumur yang ditutup," jelas Wisnu, Selasa (10/7).

Wisnu belum bisa memastikan kapan tepatnya gas dari Blok SES bisa kembali mengalir ke PLTGU Cilegon. Sejauh ini, SKK Migas masih menunggu izin dari aparat setempat agar penyelam bisa mulai memperbaiki kebocoran pipa gas.

"Lagi stand by bersiap untuk menyelam. Jadi tim penyelamnya sudah stand by di sana, tinggal menunggu izin untuk menyelam, terus mereka melakukan pengecekan juga terhadap sisa habis semburan kemarin dan kadarnya sudah hampir 0%. Dari kemarin sudah di bawah kadar yang diharuskan, tapi tadi terakhir jam 15.46 sudah tidak ada lagi efek-efek dari hasil semburan," ungkap Wisnu.

SKK migas berharap bisa memperbaiki kerusakan pipa gas secepat mungkin. "Dari kami memang fokusnya memang lebih kepada penanganan segera, kami harus lakukan pengecekan sampai seberapa jauh kerusakan yang terjadi, kemudian bagaimana rencana perbaikannya seperti apa, yang harus kita upayakan secepat mungkin,"imbuhnya.

Hingga saat ini, SKK Migas masih belum mendapatkan penyebab terjadinya kebocoran pipa gas di Perairan Bojonegara tersebut. Wisnu bilang SKK Migas, pemerintah dan CNOOC masih melakukan investigasi. Di sisi lain, Wisnu bilang SKK Migas masih melakukan kordinasi dengan PLN untuk menjaga pasokan gas ke PLTGU Cilegon.


Reporter: Febrina Ratna Iskana
Editor: Yoyok

ENERGI

Tag
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0156 || diagnostic_api_kanan = 0.0491 || diagnostic_web = 0.4287

×