INDUSTRI
Berita
Polytron luncurkan TV layar datar dua speaker

PORUK BARU POLYTRON

Polytron luncurkan TV layar datar dua speaker


Telah dibaca sebanyak 3803 kali

JAKARTA. PT Hartono Istana Teknologi, selaku distributor televisi Polytron meluncurkan TV layar datar terbaru dengan dua tower speaker. Produk bernama Polytron Cinemax TV Tower Speaker ini diklaim lebih unggul dalam kualitas suara yang dihasilkan.

"TV layar datar ini lebih memuaskan dalam hal audio," terang Tekno Wibowo, Marketing Director, PT Hartono Istana Teknologi, disela-sela launching di Jakarta, Rabu (28/3).

Polytron Cinemax TV Tower Speaker ini memiliki spesifikasi monitor dengan full high definition (HD), format layar 16:9 dengan kepadatan 2 juta piksel. Selain itu, dilengkapi juga dengan teknologi eco mode yang mampu menghemat daya listrik 40% untuk LED dan 75% untuk tipe LCD.

Produk ini dilengkapi juga dengan automatic volume level (AVL), dynamic noise reduction (DNR) untuk mengatur noise pada gambar. Untuk kualitas audio , produk ini terdiri dari 5 channel graphic equalizer sebagai pengatur kualitas suara.

Polytron Cinemax ini terdiri dari kategori LCD dan LED TV dengan pilihan warna hitam, putih dan merah marun. Soal harga, untuk ukuran 32" inci dibanderol Rp 3 juta dan untuk yang 42" inci sekitar Rp 6 juta. "Kami berharap mampu meningkatkan penjualan TV produksi Polytron 10% di semester ini, " tambah Tekno.

Editor: Asnil Bambani Amri
Telah dibaca sebanyak 3803 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Risiko berbeda, premi tiap daerah seharusnya berbeda juga

    +

    Dalam uji coba pertama, Jasindo mengkover 600 hektare (ha) lahan dengan biaya premi Rp 100 juta.

    Baca lebih detail..

  • Agar sukses, perlu insentif bagi penyuluh lapangan

    +

    Program asuransi pertanian menjadi salah satu upaya pemerintah untuk melindungi petani dari efek perubahan iklim. Hanya saja masih banyak kekurangan yang ditemui, seperti kurangnya sosialisasi dan tidak adanya insentif bagi penyuluh pertanian lapa

    Baca lebih detail..