: WIB    —   
indikator  I  

Puradelta semakin mendekati target

Puradelta semakin mendekati target

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Puradelta Lestari Tbk semakin bersinar di bisnis kawasan industri. Penjualan lahan pengembang kota Deltamas ini sudah hampir mencapai target yang telah ditetapkan perusahaan tersebut di tahun ini. 

Baru-baru ini, Puradelta berhasil menjual lahan industri seluas 20 hektare (ha) kepada perusahaan produsen peralatan dapur dan kamar mandi internasional asal Amerika Serikat, Kohler.  Dengan tambahan baru tersebut, emiten berkode saham DMAS di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini telah mencatatkan penjualan lahan 59,1 ha atau hampir mencapai target yang ditetapkan, yakni 60 ha di tahun ini.

Tondy Suwanto, Direktur Puradelta Lestari, mengatakan, permintaan lahan di kawasan industri Greenland International Industrial Center masih sangat besar. Oleh karenanya, perusahaan ini optimistis melampaui target tahun ini. "Inquiry (permintaan lahan) saat ini yang sedang kita tangani lebih dari 100 ha," kata Tondy pada KONTAN, Senin (4/12).

Tidak agresif

Pencapaian marketing sales dari lahan industri yang cukup bagus tersebut, akan mendukung Puradelta Lestari mencapai target penjualan tahun ini. Sementara kehadiran Kohler menurutnya, akan semakin menambah panjang daftar perusahaan ternama yang membangun fasilitas produksi di Greenland International Industrial Center. 

Sebelumnya, dua perusahaan otomotif ternama SAIC GM Wuling dan Mitsubishi telah terlebih dahulu menempati kawasan Greenland International Industrial Center Puradelta Lestari. 

Mitsubishi berada di lahan seluas 51 ha dan beroperasi sejak April lalu. Sedangkan Pabrik SAIC GM Wuling yang menempati lahan 60 ha telah beroperasi sejak Juli lalu.
Meskipun permintaan lahan industri masih sangat besar di Kota Deltamas, Puradelta Lestari tidak akan memasang target secara agresif di tahun depan. "Seperti biasa, perusahaan akan tetap konservatif. Mungkin akan tumbuh tapi tidak akan jauh dari tahun ini," kata Tondy.

Adapun inquiry Puradelta saat ini datang dari sektor yang cukup bervariasi. "Sekarang sudah mulai bermacam-macam, tidak seperti selama ini yang didominasi otomotif," jelas Tondy.

Terkait harga lahan di Greenland International Industrial Center tahun depan diperkirakan tidak terkerek terlalu tinggi alias masih akan flat. Tondy bilang, pihaknya tidak bisa sembarangan  mengerek harga karena saingan semakin ketat. Puradelta Lestari harus bersaing dengan pengembang dalam negeri dan juga regional.

Melengkapi fasilitas kawasan industri, Puradelta akan menambah pabrik sewa sekitar 4 unit-5 unit tahun depan dengan luas tanah 1.700 meter persegi (m²)-2.500 m² dan luas bangunan 1.100 m²-2.000 m². Perusahaan ini sudah memiliki 5 unit pabrik dan sudah tersewa seluruhnya.

Selain terus mengejar penjualan lahan industri, Puradelta juga akan mulai melakukan pengembangan proyek residensial tahun depan. Kolaborasi perusahaan dengan PT Panahome untuk mengembangkan lahan seluas 37 ha akan dimulai tahun depan. 

Pembentukan perusahaan patungan ini, diharapkan dapat memperkuat produk hunian perusahaan dan memperkukuh posisi Kota Deltamas sebagai sebuah kota mandiri terpadu modern di timur Jakarta. Tahap pertama, mereka akan mengembangkan rumah tapak di lahan 13 ha. 

Di samping kolaborasi dengan Panahome, Puradelta juga akan melakukan pengembangan proyek residensial sendiri pada kuartal I-2018. Perusahaan ini akan merilis rumah tapak dalam bentuk kluster-kluster.


Reporter Dina Mirayanti Hutauruk
Editor Wahyu Rahmawati

INDUSTRI PROPERTI

Feedback   ↑ x