kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.552
  • SUN103,81 -0,11%
  • EMAS609.032 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Target restorasi gambut kemungkinan meleset

Rabu, 15 November 2017 / 11:03 WIB

Target restorasi gambut kemungkinan meleset

Foto udara pola pembangunan sekat kanal di lahan gambut Tanjungjabung Timur, Jambi, Jumat (4/8). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus mendorong pemerintah daerah dan perusaahaan pengelola lahan di wilayahnya agar membangun sekat kanal yang berfungsi sebagai sarana pengatur tata air menggunakan material kedap air agar efektif dan tahan lama, sekaligus menjadi solusi jangka panjang dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama kemarau. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/ama/17.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Target Badan Restorasi Gambut (BRG) untuk membangun infrastruktur pembasahan lahan gambut seluas 400.000 hektare (ha) hingga akhir tahun ini sepertinya tidak akan tercapai. Pasalnya, hingga bulan Oktober 2017, realisasi pembasahan lahan gambut baru mencapai seluas 270.000 ha.

Kepala BRG Nazir Fuad mengatakan, meskipun masih jauh dari target, tapi BRG tetap optimis target ini akan tercapai. Untuk itu sampai saat ini, BRG terus melakukan aktivitas restorasi di lahan gambut. "Ada empat tahap yang sedang kami lakukan dalam merestorasi lahan gambut," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (14/11).

Tahap pertama adalah pemetaan lahan. Saat ini BRG telah memetakan lahan gambut yang akan direstorasi seluas 660.000 ha. Kedua, penyuluhan dan konsultasi kepada masyarakat. BRG terus memberikan pemahaman mengenai restorasi lahan gambut kepada masyarakat sekitar. Saat ini sudah ada 75 desa dan kelurahan di Sumatera, Papua dan Kalimantan yang dikonsultasikan pada tahun 2017, terang Nazir.

Ketiga adalah kegiatan fisik berupa pembangunan infrastruktur pembasahan lahan gambut, dan keempat adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ada sejumlah program pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan lahan gambut. Kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat tersebut dilakukan berdasarkan aspirasi masyarakat.

Nazir mencontohkan, kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat meliputi pertanian, peternakan, madu, dan perikanan air tawar. Salah satu contoh hasil pemberdayaan ekonomi hasil restorasi gambut adalah terbangunnya sawah di Kalimantan Tengah yang memproduksi 4,5 ton padi. Tanpa menyebutkan namanya, menurutnya, ada empat perusahaan yang melakukan ujicoba pembasahan lahan gambut.

Basuki Sumawinata, Ahli tanah gambut IPB mengatakan, pembasahan lahan gambut memang masih jauh dari target. Selain target yang kemungkinan tidak tercapai, dia juga mempertanyakan realisasi pembasahan gambut seluas 270.000 ha, apakah memenuhi syarat muka air tanah paling dalam 40 sentimeter (cm) sesuai amanat Peraturan Pemerintah No. 57/2016 tentang gambut atau tidak. "Harus teruji saat musim kemarau panjang, apakah lahan masih berfungsi baik," ujarnya.

 


Reporter Abdul Basith
Editor : Dupla Kartini

LAHAN GAMBUT

Berita terbaru Industri

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Hayam Wuruk
07 March 2018 - 08 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]