Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pasar properti residensial, khususnya rumah tapak di kawasan Jabodetabek, mencatatkan kinerja yang relatif stabil sepanjang semester II-2025. Di tengah ketidakpastian ekonomi dan sikap kehati-hatian konsumen, sektor ini tetap menunjukkan tingkat penjualan yang terjaga dan seimbang dengan suplai baru yang masuk ke pasar.
Senior Director of Strategic Consulting JLL Indonesia, Milda Abidin, menjelaskan bahwa penjualan rumah tapak masih sejalan dengan suplai baru yang diluncurkan. Dengan demikian, sebagian besar unit yang dirilis pengembang mampu terserap pasar dalam periode yang sama.
“Kalau melihat data semester II-2025, suplai dan demand itu relatif seimbang. Tidak ada lonjakan agresif, tetapi juga tidak terjadi penumpukan stok yang mengkhawatirkan. Ini yang membuat kinerja rumah tapak terlihat stabil,” ungkap Milda, dalam Media Briefing, pada Kamis (12/2/2026).
Tingkat Penjualan Capai 88% pada 2025
Berdasarkan data yang dipaparkan, rata-rata tingkat penjualan rumah tapak di Jabodetabek mencapai 88% sepanjang tahun 2025. Artinya, dari seluruh unit yang dipasarkan, sebanyak 88% berhasil terjual.
Baca Juga: Didorong Investor China, Permintaan Gudang Logistik Jabodetabek Cetak Rekor Tertinggi
Dari sisi segmen harga, penjualan rumah tapak semester II-2025 didominasi unit dengan harga Rp 600 juta hingga Rp 1,3 miliar. Segmen ini menyumbang 47% dari total unit yang terjual.
Selanjutnya, segmen menengah dengan rentang harga di bawah Rp 600 juta berkontribusi sebesar 27%. Sementara itu, unit dengan harga Rp 1,3 miliar hingga Rp 2 miliar hanya mencatatkan porsi penjualan sebesar 12%. Adapun unit dengan harga di atas Rp 3 miliar terserap sekitar 5% dari total transaksi.
Segmen Middle–Up Lebih Tahan Gejolak
Menurut Milda, permintaan rumah tapak pada rentang harga Rp 600 juta hingga Rp 1,3 miliar menunjukkan performa yang cukup baik, terutama di lokasi yang didukung akses infrastruktur memadai. Kedekatan dengan jalan tol, stasiun KRL, maupun rencana pengembangan LRT menjadi faktor penentu daya tarik proyek.
“Segmen middle–up cenderung lebih tahan terhadap gejolak. Pembelinya memang lebih selektif, tetapi ketika produknya tepat dari sisi lokasi, konsep, dan harga, keputusan pembeliannya relatif lebih cepat,” jelasnya.
Konsumen di segmen ini umumnya membeli rumah untuk dihuni (end-user), bukan semata-mata sebagai instrumen investasi. Oleh karena itu, faktor lingkungan, kualitas bangunan, reputasi pengembang, hingga kelengkapan fasilitas kawasan menjadi pertimbangan utama dalam proses pengambilan keputusan.
Di sisi lain, segmen menengah dan menengah bawah tetap menunjukkan pergerakan positif. Permintaan pada segmen ini didorong oleh keterjangkauan harga serta dukungan pembiayaan dari perbankan.
Baca Juga: Okupansi Mal di Jakarta Mulai Stabil, Ditopang Tenant F&B dan Gaya Hidup
Meski demikian, dari sisi nilai transaksi, kontribusi segmen middle–up masih mendominasi total penjualan rumah tapak di Jabodetabek.
Pengembang Masih Agresif Luncurkan Proyek Baru
JLL Indonesia menilai minat pengembang untuk meluncurkan proyek baru masih cukup tinggi. Hal ini tercermin dari peluncuran proyek township baru seluas 150 hektare di Bogor, hasil kolaborasi antara pengembang lokal dan mitra asal Jepang.
Langkah ekspansi ini menunjukkan optimisme pelaku industri terhadap prospek pasar properti residensial, khususnya rumah tapak, dalam jangka menengah hingga panjang.
Untuk menjaga daya beli konsumen, pengembang juga semakin agresif menawarkan skema pembayaran yang fleksibel. Berbagai insentif diberikan, mulai dari cicilan bertahap, tenor yang diperpanjang, hingga kerja sama dengan sejumlah bank guna mempermudah akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Selanjutnya: Promo Minyak Goreng di Alfamart 13-16 Februari 2026, Hemat Tengah Bulan
Menarik Dibaca: Jangan Ketinggalan! Promo CFC Grab Dine Out Serba Rp 15 Ribu Hanya sampai 26 Februari
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)