kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.923
  • SUN98,38 -0,17%
  • EMAS611.050 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Televisi berbayar dituntut inovatif

Senin, 04 September 2017 / 09:41 WIB

Televisi berbayar dituntut inovatif

KONTAN.CO.ID - Persaingan bisnis televisi berbayar semakin ketat, seiring ekspansi yang dilakukan masing masing pemain untuk menjaring target pangsa pasar.

Selain bersaing dengan kompetitor, pebisnis televisi berbayar juga berhadapan dengan fasilitas Internet yang menawarkan variasi konten. Sebut saja siaran lewat video on demand (VOD) yang bisa diakses via smartphone dan komputer.

Itu sebabnya, perusahaan televisi berbayar dituntut selalu inovatif agar tidak ditinggalkan pelanggannya. Presiden Direktur Nexmedia Junus Koeswara mengatakan, untuk menambah jumlah pelanggan, Nexmedia merilis layanan anyar yakni Nexdrive. "Pelanggan bisa menikmati layanan televisi berbayar Nexmedia dari kendaraan mereka," katanya kepada KONTAN, Kamis (31/8).

Untuk layanan Nexdrive, Nexmedia bermitra dengan beberapa merek mobil seperti Mazda, Toyota Alphard, Fortuner, dan Toyota Lexus.

Nexmedia juga menambahkan empat channel terbarunya yaitu NBA, Sea Games, Hore, dan Thrill. "Metode pembayaran langganan Nexmedia sekarang bisa melalui kartu kredit dan pembayaran tahunan," ujar Junus.

Saat ini, Nexmedia memiliki 250.000 pelanggan dengan market share diperingkat ketiga untuk wilayah Jabodetabek. Hingga akhir tahun ini, Junus menargetkan sebanyak 300.000 pelanggan atau bertambah 50.000 pelanggan baru.

Pemain televisi berbayar lainnya, Transvision juga agresif menjaring pelanggan baru. " Transvision menargetkan 800.000 pelanggan akhir tahun ini," sebut Direktur Marketing dan Penjualan Transvision Brando Tengdom.

Sayang, Brando tak menyebut berapa jumlah pelanggan saat ini yang sudah menikmati layanan Transvision. Namun dari catatan KONTAN, per Desember 2016, Tranvision memiliki 700.000 pelanggan.

Transvision menyediakan 111 kanal dan inilah yang menjadi salah satu kelebihan Transvision dari televisi berbayar lainnya. Tak berhenti dengan 111 channel saja, tahun ini Transvision juga akan menambah sejumlah konten baru seperti kanal Golf dan CNN Indonesia. Selain tambah konten, Transvision juga akan menerapkan strategi bundling.

Tahun lalu, Transvision menjual paket bundling dengan televisi. Tahun ini, ada rencana menjual paket bundling dengan AC dan kulkas. Nantinya, alat elektronik akan diperoleh dengan cara bersinergi dengan Transmart.

Sementara K-Vision, televisi satelit berlangganan milik Kompas Gramedia Group terus melakukan penetrasi pasar hingga ke kota-kota kecil di tanah air. Hal ini menjadi kekuatan K-Vision untuk menghadapi tantangan pasar yaitu dengan adanya video streaming dan YouTube.

"K-Vision pasar terbesarnya di kota-kota kecil, mereka jarang terpapar Internet. Sehingga untuk sekarang ini Internet belum menjadi penghalang bagi kami," aku General Manager Broadcast and IT K-Vision Ferry Aryanto.


Reporter: Ivana Wibisono
Editor: Rizki Caturini

TEKNOLOGI

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0396 || diagnostic_web = 0.2090

Close [X]
×