: WIB    —   
indikator  I  

Transaksi Trade Expo Indonesia US$ 974,76 juta

Transaksi Trade Expo Indonesia US$ 974,76 juta

JAKARTA. Ajang Trade Expo Indonesia (TEI) yang digelar selama lima hari sejak Rabu (12/10) sampai Minggu (16/10) kantongi transaksi sebesar US$ 974,76 juta. Nilai transaksi ini naik sekitar 7,2% dari tahun lalu yang sebesar US$ 826,52 juta dan jasa US$ 48,23 juta.

Dan jumlah pengunjung tercatat ada 15.567 pengunjung dari 125 negara. “Kami bersyukur dan berbangga hati dengan naiknya nilai transaksi sebesar 7,2%. Antusiasme para buyer juga menggembirakan," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Minggu (16/10).

Menteri Enggar mengaku tujuan penyelenggaraan TEI telah sesuai target yaitu diversifikasi pasar dan produk.

Banyak buyer yang datang dari negara nontradisional seperti Afrika, Timur Tengah, dan Asia Tengah. Para eksportir Indonesia juga beragam, mulai dari UKM, perusahaan swasta, BUMN, dan perusahaan yang dikoordinasi pemerintah daerah.

Pencapaian diversifikasi produk terlihat dari lima produk yang diminati, yaitu mebel, elektronik dan peralatan listrik, makanan olahan, rempah-rempah, dan minyak atsiri. Selain itu, antusiasme buyer juga terlihat untuk produk specialty coffee (kopi premium).

Pada TEI 2016 ini, kayu ringan mendapat respon luar biasa. Selama ini produk yang paling menggoda pasar Eropa ini belum banyak diekspos ke pasar internasional.

Lainnya, Menteri Enggar mengklaim bila transaksi akan terus terjadi meskipun ajang TEI sudah ditutup. Hal ini dilihat dari kunjungan buyer ke produsen Indonesia misalnya uyer asal Nigeria, Yordania, dan Namibia misalnya akan melanjutkan perjalanan ke PT. PINDAD di Bandung untuk menjajaki pembelian tank dan senjata.


Reporter Tri Sulistiowati
Editor Yudho Winarto

TRADE EXPO

Feedback   ↑ x
Close [X]