: WIB    --   
indikator  I  

Wika Beton mengantongi kontak baru Rp 3,2 triliun

Wika Beton mengantongi kontak baru Rp 3,2 triliun

KONTAN.CO.ID - PT Wjaya Karya Beton Tbk terus menggeber proyek-proyek baru. Hingga Agustus 2017, produsen beton pracetak ini telah mengantongi kontrak anyar sebesar Rp 3,2 triliun. Jumlah tersebut setara 45,7% dari target perusahaan ini di tahun 2017.

Emiten berkode WTON di Bursa Efek Indonesia ini membidik kontrak baru tahun 2017 sebesar Rp 7 triliun. Meskipun masih jauh dari target, manajemen perusahaan ini masih optimistis target tersebut bisa tercapai.

Pertimbangannya, ada dua proyek besar yang di pipeline WTON kemungkinan akan didapat pada Oktober dan November mendatang. "Kami masih optimistis kontrak precast akan booming di kuartal IV-2017 mendatang. Kalau ditotal nilai kedua kontrak yang kami bidik tersebut sekitar Rp 3 triliun," kata Muhammad Syafii, Direktur Keuangan WTON kepada KONTAN, Rabu (13/9).

Kontrak-kontrak tersebut berasal dari banyak proyek yang nilai masing-masing tidak terlalu besar. Sementara dari jenis proyek, sebagian besar didapat dari sektor infrastruktur dan energi. Dengan pencapaian kontrak anyar tadi ditambah carry over tahun lalu, maka total kontrak yang dipegang Wika Beton saat ini sudah mencapai sekitar Rp 7 triliun.

Dari sisi proyek, WTON melihat kontrak dari sektor energi lebih menarik, mengingat  nilainya besar dan pembayaran dari pemberi proyek juga tergolong cepat, yakni sekitar tiga bulan. "Kontrak dari sektor energi ini menarik, karena pembayaran cepat dan tidak akan mengganggu likuiditas," jelas Syafii.

Ke depan, WTON akan terus mengincar kontrak-kontrak di  bidang energi, yakni pembangkit listrik. Perusahaan ini menyuplai tiang pancang untuk proyek di sektor ini. Adapun klien perusahaan WTON antara lain PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Selain terus menggeber kontrak baru, WTON akan melanjutkan ekspansi. Saat ini kapasitas produksi produk precast sudah mencapai 3 juta ton per tahun yang dihasilkan dari 14 pabrik milik perseroan ini.

Kini, Wika Beton siap menambah kapasitas produksi beron pracetak dengan perluasan jalur di pabrik yang berlokasi di Lampung Selatan. Nantinya, kapasitas produksi pabrik tersebut sekitar 50.000 ton-Rp 60.000 ton per tahun.

Perluasan ini sekaligus  upaya WTON mengembangkan pabrik Lampung Selatan menjadi pabrik semimodern. "Kalau tidak ada halangan akan diresmikan pada Oktober mendatang.Dengan konsep seperti ini,  maka dari sisi jumlah tenaga kerja kurang tetapi produktivitasnya menjadi lebih tinggi karena menggunakan teknologi," beber Syafii.

Di Lampung Selatan, kawasan pabrik WTON memiliki luas 30 hektare. Di samping pabrik precast, perusahaan juga memiliki batching plan yang memproduksi ready mix seluas 60 ha di kawasan tersebut.

Tercatat, WTON memiliki 43 batching plan yang tersebar di sejumlah proyek garapan perusahaan. Rata-rata kapasitas produksi ready mix ini mencapai 80.000 ton per tahun. 


Reporter Dina Mirayanti Hutauruk
Editor Wahyu Rahmawati

EMITEN

Feedback   ↑ x
Close [X]