kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.888   -12,00   -0,07%
  • IDX 7.924   -11,32   -0,14%
  • KOMPAS100 1.116   -1,22   -0,11%
  • LQ45 813   -2,22   -0,27%
  • ISSI 278   0,36   0,13%
  • IDX30 426   -0,54   -0,13%
  • IDXHIDIV20 514   -1,01   -0,20%
  • IDX80 125   0,03   0,02%
  • IDXV30 138   -0,40   -0,29%
  • IDXQ30 139   -0,20   -0,14%

2009, Impor Mesin Industri Turun US$ 3,4 M


Selasa, 02 Februari 2010 / 20:08 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Impor mesin peralatan listrik mengalami penurunan dari US$ 14,7 miliar menjadi US$ 11,3 miliar pada tahun 2009. Impor mesin untuk keperluan industri tersebut anjlok karena adanya krisis global yang masih terasa di tahun 2009.

“Banyak industri yang menahan ekspansi di tahun 2009,” jelas Ade Sudrajat, Wakil Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API)

Ade bilang, penundaan investasi untuk pembelian mesin produksi tahun 2009 itu juga dampak dari adanya tahapan kesepakatan Asean China Free Trade Agreement (ACFTA) yang banyak berlaku 1 Januari 2010.

“Sehingga industri itu melihat dulu kondisi paska ACFTA, dan tahun 2010 ini bisa menurun lagi jika ACFTA berlanjut,” jelas Ade.

Namun kemungkinan pertumbuhan impor mesin produksi menurutnya bisa terjadi lagi setiap saat, alasanya perkembangan ekonomi tidak bisa ditebak.

Menurutnya, jika terjadi perlambatan ekspansi, maka penyerapan tenaga kerja akan mengalami penurunan. “Bisa stagnan, sehingga tidak ada investasi baru, mudah-mudahan ini tidak terjadi,” jelas Ade.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×