kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

2009, Impor Mesin Industri Turun US$ 3,4 M


Selasa, 02 Februari 2010 / 20:08 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Impor mesin peralatan listrik mengalami penurunan dari US$ 14,7 miliar menjadi US$ 11,3 miliar pada tahun 2009. Impor mesin untuk keperluan industri tersebut anjlok karena adanya krisis global yang masih terasa di tahun 2009.

“Banyak industri yang menahan ekspansi di tahun 2009,” jelas Ade Sudrajat, Wakil Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API)

Ade bilang, penundaan investasi untuk pembelian mesin produksi tahun 2009 itu juga dampak dari adanya tahapan kesepakatan Asean China Free Trade Agreement (ACFTA) yang banyak berlaku 1 Januari 2010.

“Sehingga industri itu melihat dulu kondisi paska ACFTA, dan tahun 2010 ini bisa menurun lagi jika ACFTA berlanjut,” jelas Ade.

Namun kemungkinan pertumbuhan impor mesin produksi menurutnya bisa terjadi lagi setiap saat, alasanya perkembangan ekonomi tidak bisa ditebak.

Menurutnya, jika terjadi perlambatan ekspansi, maka penyerapan tenaga kerja akan mengalami penurunan. “Bisa stagnan, sehingga tidak ada investasi baru, mudah-mudahan ini tidak terjadi,” jelas Ade.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×