kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.918   48,00   0,27%
  • IDX 5.676   -144,30   -2,48%
  • KOMPAS100 733   -18,90   -2,51%
  • LQ45 559   -13,70   -2,39%
  • ISSI 197   -4,31   -2,14%
  • IDX30 318   -7,50   -2,31%
  • IDXHIDIV20 392   -8,80   -2,19%
  • IDX80 83   -2,19   -2,56%
  • IDXV30 107   -1,90   -1,75%
  • IDXQ30 103   -2,28   -2,17%

2009, Impor Mesin Industri Turun US$ 3,4 M


Selasa, 02 Februari 2010 / 20:08 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Impor mesin peralatan listrik mengalami penurunan dari US$ 14,7 miliar menjadi US$ 11,3 miliar pada tahun 2009. Impor mesin untuk keperluan industri tersebut anjlok karena adanya krisis global yang masih terasa di tahun 2009.

“Banyak industri yang menahan ekspansi di tahun 2009,” jelas Ade Sudrajat, Wakil Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API)

Ade bilang, penundaan investasi untuk pembelian mesin produksi tahun 2009 itu juga dampak dari adanya tahapan kesepakatan Asean China Free Trade Agreement (ACFTA) yang banyak berlaku 1 Januari 2010.

“Sehingga industri itu melihat dulu kondisi paska ACFTA, dan tahun 2010 ini bisa menurun lagi jika ACFTA berlanjut,” jelas Ade.

Namun kemungkinan pertumbuhan impor mesin produksi menurutnya bisa terjadi lagi setiap saat, alasanya perkembangan ekonomi tidak bisa ditebak.

Menurutnya, jika terjadi perlambatan ekspansi, maka penyerapan tenaga kerja akan mengalami penurunan. “Bisa stagnan, sehingga tidak ada investasi baru, mudah-mudahan ini tidak terjadi,” jelas Ade.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×