Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Havid Vebri
JAKARTA. Properti jenis perumahan masih akan bertahan di tengah perlambatan ekonomi. PT Cushman & Wakefield Indonesia memprediksi permintaan perumahan akan naik 0,3% dengan pertumbuhan 3,9% di tahun 2016 dibandingkan pertumbuhan 3,6% di tahun 2015.
Sedangkan, pasokan perumahan akan naik 0,2% dengan pertumbuhan 4,1% di tahun depan dibandingkan pertumbuhan 3,9% di tahun ini.
Arief Raharjo, Director Research & Advisory PT Cushman & Wakefield Indonesia mengatakan, permintaan perumahan akan berkonsentrasi pada rumah kelas menengah dengan harga Rp 600 juta-Rp 1,2 miliar per unit.
"Permintaan rumah kelas menengah telah terjadi peningkatan di akhir tahun 2015 yang akan diikuti di tahun mendatang," kata Arief, pada paparan Kajian Pasar Properti 2015 dan Proyeksi 2016, Senin (7/12).
Pengembang (developer) sendiri cenderung untuk meluncurkan unit rumah dengan harga yang lebih terjangkau dan mudah diserap oleh pasar. Pinggiran Jakarta seperti Bekasi dan Depok menjadi pilihan pengembang untuk mendirikan rumah kelas menengah.
Adapun, lebih dari setengah jumlah pasokan baru berada pada segmen bawah sampai menengah dengan persentase 75% dari total pasokan baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News