kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.083   -13,00   -0,07%
  • IDX 6.091   -39,20   -0,64%
  • KOMPAS100 796   -3,58   -0,45%
  • LQ45 607   -1,51   -0,25%
  • ISSI 210   -1,41   -0,67%
  • IDX30 341   -0,73   -0,21%
  • IDXHIDIV20 422   -0,86   -0,20%
  • IDX80 91   -0,33   -0,36%
  • IDXV30 115   -0,50   -0,43%
  • IDXQ30 109   -0,23   -0,21%

2019, belanja online 10,7% dari transaksi ritel


Sabtu, 26 September 2015 / 13:03 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bisnis belanja online atau e-commerce bakal terus tumbuh subur di Indonesia. Berdasarkan riset yang Credit Lyonnais Securities Asia (CLSA), jika 2014 lalu, transaksi belanja online porsinya mencapai 2,4% dari total transaksi ritel di Indonesia, pada 2019 mendatang diprediksi bisa meningkat jadi 10,7% dari total transaksi ritel.

Hanya saja, agar target pertumbuhan e-commerce ini bisa tercapai, pebisnis e-commerce harus memperkuat jaringan distribusi mereka agar barang pesanan bisa lebih cepat diterima oleh konsumen. Karena itu, pebisnis ini harus rela merogoh investasi untuk memperkuat jaringan layanan distribusi ini.

Layanan pengiriman dan logistik ini yang disebut sebagai supporting bisnis e-commerce. "Di Amerika Serikat dan China supporting ini tumbuh luar biasa," kata Anggita Vela Lydia, Manajer Senior Pengembangan Bisnis dan Hubungan Masyarakat Elevenia Rabu (23/9).

Pengamat perdagangan elektronik Andi S Budiman menyebut, dengan adanya dukungan ini, maka pengiriman barang bisa menjadi lebih cepat sehingga kepercayaan konsumen e-commerce meningkat. "Di Amerika dan China, barang bisa diterima pelanggan kurang dari 24 jam, dan jika pelanggan tidak puas mudah untuk mengembalikan barang," kata Andi kepada KONTAN, Rabu (23/9).

Jika dukungan logistik ini bisa terpenuhi, bukan tidak mungkin prediksi pertumbuhan bisnis e-commerce di Indonesia oleh CLSA tercapai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×