kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

270 perusahaan industri manufaktur ramaikan pameran Manufacturing Surabaya 2019


Rabu, 17 Juli 2019 / 16:20 WIB

270 perusahaan industri manufaktur ramaikan pameran Manufacturing Surabaya 2019

KONTAN.CO.ID - SURABAYA. Pameran Manufacturing Surabaya 2019 resmi dibuka, Rabu ini (17/7) dan akan berlangsung hingga Sabtu mendatang (20/7). Pameran mesin, perlengkapan, dan peralatan industri manufaktur terbesar untuk pasar Indonesia Timur ini berlangsung di Grand City Convention & Exhibition Center, Surabaya, Jawa Timur.

Pameran kali ini diikuti sekitar 270 perusahaan terkemuka di industri manufaktur dari 15 negara. Maysia Stephanie, Event Director PT Pamerindo Indonesia selaku penyelenggara pameran, mengatakan, pertumbuhan industri manufaktur di Indonesia Timur termasuk Jawa Timur masih terbuka lebar dan berkembang.


Menurutnya, pameran dagang Manufacturing Surabaya 2019 ini bertujuan mempertemukan para pemain industri manufaktur dari berbagai sektor. "Selain itu juga membuka lebih banyak peluang untuk kolaborasi, investasi, dan bisnis secara umum," ujar Maysia dalam keterangan tertulisnya.

Beberapa pemain besar dari dalam dan luar negeri yang telah bergabung dan akan menampilkan produk-produk unggulannya di pameran Manufacturing Surabaya 2019 ini adalah Autonics, Brother, Delta Prima Makmur, DMG Mori, ETA Indonesia, Epson Indonesia.

Selanjutnya, First Machinery, Guhring, Haas Automation, Hitachi Asia, Indobuana Sarana Sukses, Jaya Metal Teknika, Kawan Lama, Kyoritsu Electric Indonesia, Metrix Inspira, Mitsubishi Electric.

Kemudian Nord Indonesia, Pandulima Jayateknik, Radiant Jaya Bersama, Riyadi Putra Makmur, Tata Rapika Globalindo, Takamaz Indonesia, Trakindo Utama, Trumpf Indonesia, dan mash banyak lagi.

Tiket masuk pameran gratis dan terbuka baik bagi pengunjung bisnis ataupun perorangan, dengan membawa kartu nama atau undangan.

“Semoga mesin, perlengkapan serta peralatan yang dipamerkan di Manufacturing Surabaya ini dapat menjawab kebutuhan manufaktur saat ini sehingga dapat mendukung dan mengubah masa depan industri manufaktur Indonesia lebih baik lagi kedepannya,” kata Maysia.


Reporter: Khomarul Hidayat
Editor: Komarul Hidayat
Video Pilihan


Close [X]
×