kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.524   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

48.000 ton daging kerbau impor tiba akhir 2016


Selasa, 20 Desember 2016 / 19:03 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Akhir tahun ini, daging kerbau impor akan kembali masuk ke Indonesia. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, akan ada 48.000 ton daging kerbau asal India yang masuk ke dalam negeri.

" Iya, Desember masuk," katanya, Selasa (20/12).

Dengan begitu, pemerintah menjamin tak akan terjadi kekurangan stok daging di pasaran, sehingga gejolak harga tidak bakal terjadi.

Daging yang akan masuk ini merupakan bagian dari rencana impor daging kerbau sebesar 70.000 ton yang direncanakan pada Oktober sampai Desember 2016.

Rencananya, pemerintah juga akan memperpanjang masa impor daging sampai semester I 2017. Tujuannya, untuk menjamin ketersediaan pasokan menjelang hari raya Idul Fitri tahun depan. Sayangnya, Enggar masih enggan menjelaskan penambahan jumlah daging impor tahun depan.

Selain itu, Enggar juga menyebut, akan memberikan relaksasi sapi impor bakalan dengan mengubah aturan berat sapi impor bakalan dari 250 kg menjadi 250 kg. "Ini masih bisa digemukkan lagi di feedlot sampai sekitar 550 kg," imbuhnya. Sayang, belum diketahui kapan relaksasi ini akan diterapkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×