kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

68 petugas KAI disiagakan di jalur rawan bencana


Minggu, 03 Desember 2017 / 11:25 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JEMBER. PT Kereta Api Daerah Operasional (Daops) IX Jember, Jawa Timur, menyiagakan 68 petugas pemantau di jalur rawan terjadinya bencana alam.

Secara bergantian, petugas tersebut akan bekerja selama 24 jam, untuk memantau kondisi jalur kereta yang berada di daerah rawan bencana alam.

"Di wilayah Daops IX Jember ada 18 titik yang rawan terjadi bencana alam, baik tanah longsor maupun banjir," kata Manajer Humas PT KAI Daops IX Jember, Luqman Arif, Sabtu (2/12).

Luqman menjelaskan, untuk titik yang rawan banjir berada di di daerah Pasuruan dan stasiun Argopuro. Sedangkan untuk yang rawan tanah longsor berada di daerah Ledokombo dan areal pegunungan Gumitir.

"Petugas kami terus memantau titik bencana itu. Mereka berjalan kaki. Jika ditemukan tanda- tanda bahaya, maka mereka akan menghubungi pusat pengendali kereta api," kata Luqman. 

Selain itu, PT KAI juga telah menyiapkan Alat Material untuk Siaga (AMUS) di gerbong kereta. Ini dilakukan untuk mengantisipasi, sehingga ketika sewaktu- waktu terjadi bencana, bisa mempercepat proses evakuasi. (Kontributor Jember, Ahmad Winarno)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com, berjudul: PT KAI Siagakan 68 Petugas Pemantau Jalur Rawan Bencana
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×