kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Abu Vulkanik Picu Kebutuhan Diagnostik, CHEK Perkuat Bisnis Molecular Diagnostic


Senin, 07 September 2026 / 21:53 WIB
Abu Vulkanik Picu Kebutuhan Diagnostik, CHEK Perkuat Bisnis Molecular Diagnostic
ILUSTRASI. Diastika Biotekindo (CHEK) menyediakan solusi molecular diagnostic dan rapid POCT untuk mendukung lakukan pemeriksaan berbasis molekular (Dok/CHEK)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) melihat peluang pertumbuhan bisnis dari meningkatnya kebutuhan layanan diagnostik molekular di tengah kewaspadaan terhadap penyakit saluran pernapasan akibat paparan abu vulkanik.

CHEK yang bergerak sebagai distributor alat kesehatan di bidang diagnostik molekular, menyediakan solusi molecular diagnostic dan rapid Point-of-Care Testing (POCT) untuk mendukung fasilitas kesehatan melakukan pemeriksaan berbasis molekular.

Direktur Utama Diastika Biotekindo F.X Yoshua R. bilang, meningkatnya perhatian terhadap penyakit pernapasan dinilai dapat mendorong kebutuhan pemeriksaan yang mampu membantu tenaga kesehatan.

Baca Juga: Pasar Estetika Medis Indonesia Diprediksi Capai US$ 450 Juta, Ini Peluang Bisnisnya

“Ketika masyarakat mengalami gejala pernapasan, kemampuan untuk membedakan gejala gangguan pernapasan menjadi semakin penting,” jelas Yosua dalam keterangan resmi, Senin (7/9/2026). 

Melalui portofolio diagnostik molekular, pemeriksaan seperti Polymerase Chain Reaction (PCR) dan rapid molecular POCT dapat membantu mengidentifikasi materi genetik patogen penyebab infeksi saluran pernapasan berdasarkan panel pemeriksaan yang tersedia.

Sejalan dengan peluang tersebut, kata Yosua, CHEK mengembangkan bisnis melalui perluasan akses teknologi diagnostik, peningkatan utilisasi platform, serta pengembangan portofolio pemeriksaan.

Yosua mengatakan, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi penyakit dan kebutuhan fasilitas kesehatan akan hasil pemeriksaan yang cepat dan akurat dapat menjadi peluang untuk memperluas pemanfaatan teknologi diagnostik molekular.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×