Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aktivitas penerbangan Lion Group terganggu akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma terpaksa dibatalkan pada Senin (7/9/2026).
Corporate Communications Strategic Lion Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pembatalan penerbangan dilakukan menyusul pemberitahuan resmi dari otoritas penerbangan sipil. Kedua bandara tersebut masih berstatus ditutup sementara akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
"Pembatalan dilakukan mengikuti pemberitahuan resmi otoritas penerbangan sipil, sehubungan dengan kondisi kedua bandar udara yang masih berstatus ditutup sementara akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau," kata Danang dalam keterangan tertulis, Senin (7/9/2026).
Baca Juga: Pelaku Usaha Migas Waspadai Dampak Karhutla hingga Erupsi Gunung Anak Krakatau
Untuk Bandara Soekarno-Hatta, pembatalan mencakup 35 penerbangan Lion Air, terdiri dari 19 penerbangan dari Soekarno-Hatta dan 16 penerbangan menuju bandara tersebut.
Selain itu, Batik Air membatalkan 130 penerbangan, yang terdiri dari 63 penerbangan dari Soekarno-Hatta dan 67 penerbangan menuju Soekarno-Hatta.
Gangguan juga terjadi pada rute internasional. Batik Air membatalkan masing-masing empat penerbangan dari Soekarno-Hatta menuju Malaysia dan empat penerbangan dari Malaysia menuju Soekarno-Hatta.
Sementara itu, Super Air Jet membatalkan 85 penerbangan, terdiri dari 40 penerbangan dari Soekarno-Hatta dan 45 penerbangan menuju Soekarno-Hatta.
Di Bandara Halim Perdanakusuma, Batik Air membatalkan 17 penerbangan. Rinciannya, delapan penerbangan dari Halim dan sembilan penerbangan menuju Halim.
Danang mengatakan, Lion Group memilih tidak mengoperasikan penerbangan apabila kondisi belum memungkinkan dan aspek keselamatan belum dapat dipastikan.
Menurut Danang, abu vulkanik menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian pesawat karena dapat mempengaruhi kondisi pesawat maupun wilayah udara yang dilalui. Paparan abu vulkanik juga berpotensi berdampak terhadap kesehatan.
Lion Group pun melakukan penyesuaian operasional terhadap penerbangan yang terdampak. Bagi penumpang yang penerbangannya dibatalkan, perusahaan menyediakan opsi perubahan jadwal penerbangan atau reschedule serta pengembalian dana tiket atau refund sesuai ketentuan yang berlaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














