kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45931,36   3,72   0.40%
  • EMAS1.320.000 -0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Acset Indonusa (ACST) Kantongi Kontrak Baru Rp 1,6 Triliun hingga Semester I


Minggu, 30 Juli 2023 / 13:48 WIB
Acset Indonusa (ACST) Kantongi Kontrak Baru Rp 1,6 Triliun hingga Semester I
ILUSTRASI. Buruh bangunan berada di atas ketinggian konstruksi pembangunan gedung perkantoran di Jakarta, Rabu (12/07). KONTAN/Fransiskus Simbolon/12/07/2017


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Acset Indonusa Tbk (ACST) telah mengumumkan performa keuangan semester pertama tahun 2023. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis hari ini, perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan dan nilai kontrak di tengah tantangan ekonomi yang terus berlanjut. 

ACSET mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp 1,6 triliun atau bertumbuh hingga 71% pada semester pertama tahun 2023. 

Adapun salah satu kontrak baru yang telah diperoleh hingga akhir semester pertama di tahun 2023 ini adalah Sierra School di Jakarta Garden City oleh Asya Mandira Land dan EPC-160 Staff Camp oleh Amman.

Kadek Ratih Paramita Absari, Corporate Secretary & Investor Relations ACST menjelaskan di semester pertama tahun 2023, ACSET mencatatkan pendapatan bersih senilai Rp 831,3 miliar atau tumbuh sebesar 63,4% dibandingkan semester yang sama tahun sebelumnya. 

Baca Juga: Begini Rencana Temas (TMAS) Kembangkan Bisnis Pelabuhan di Indonesia

“Pertumbuhan pendapatan yang dicatatkan perusahaan memberikan kontribusi positif pada pertumbuhan gross profit menjadi sebesar Rp 32,6 miliar,” ungkap Ratih dalam keterangan resmi, Jumat (28/7). 

Dari sisi cash flow perusahaan mencatat arus kas operasi positif sebesar Rp 157,8 miliar. Untuk ke depannya, dia mengatakan ACSET akan tetap aktif mencari peluang-peluang bisnis yang tersedia untuk memastikan terciptanya value creation jangka panjang yang berkelanjutan bagi ACSET. 

“Sehingga kami bisa terus meningkatkan pendapatan dan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dengan kualitas layanan terbaik demi mendukung pembangunan infrastruktur Indonesia yang lebih baik,” tutup Ratih. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×