kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45989,59   -6,37   -0.64%
  • EMAS1.004.000 1,31%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Ada Ancaman Resesi, Era Graharealty (IPAC): Waktu Tepat Membeli Properti


Rabu, 23 November 2022 / 22:37 WIB
Ada Ancaman Resesi, Era Graharealty (IPAC): Waktu Tepat Membeli Properti
Presiden Direktur IPAC Darmadi Darmawangsa hadiri diskusi Optimisme Ekonomi dan Sektor Properti dalam Menatap 2023 yang diselenggarakan KONTAN bersama APLN di Jakarta.


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Direktur PT Era Graharealty Tbk (IPAC) Darmadi Darmawangsa menyatakan jika saat ini adalah saat yang tepat untuk berinvestasi di sektor properti.

Dalam acara bertajuk Optimisme Ekonomi dan Sektor Properti dalam Menatap 2023, Darmadi menyatakan dalam kondisi krisis atau resesi, keputusan membeli properti patut menjadi pertimbangan.

"Banyak pihak memproyeksi tahun depan resesi, resesi untuk siapa dan sektor apa? Saya selalu mengatakan dengan kondisi seperti ini, adalah waktu terbaik untuk membuat gerakan dan waktu terbaik membeli properti," ujarnya ditemui d The Westin Hotel, Jakarta, Rabu (23/11).

Ia melanjutkan, masyarakat Indonesia juga telah melalui masa resesi sejak tahun 1998, 2014, hingga 2020. Dia menilai, krisis yang terjadi pada masa sebelumnya lebih berat dengan contoh kondisi perbankan yang kolpas  di tahun 1998.

Baca Juga: Ada Ancaman Resesi, Intiland Development (DILD) Masih Pantau Pasar Properti

Di sisi lain, saat ini masyarakat juga berhadapan dengan krisis pangan dan energi, serta perang antara Rusia dan Ukraina setelah Covid-19. Ia berkata, di saat seperti ini, di mana harga properti dalam kondisi menarik, maka perlu untuk membeli properti di harga rendah.

"Dengan adanya kemungkinan krisis yang terjadi ke depannya, bukan berarti kita tidak bisa make a move. Sebagaimana yang dikatakan oleh IMF, adanya kemungkinan Indonesia tetap bisa bertumbuh tahun depan, maka awan gelap itu sebanarnya masih jauh," paparnya.

Sebagai informasi, International Monetary Fund atau IMF melihat Indonesia menjadi titik terang di tengah kesuraman ekonomi dunia. Presiden Jokowi bahkan mengatakan kalau di tengah berlangsungnya krisis pangan, krisis energi, hingga krisis keuangan, perekonomian Indonesia masih bisa tumbuh.

Ia menyebut perekonomian Indonesia bisa tumbuh 5,44% pada kuartal II 2022. Pertumbuhan itu berlanjut pada kuartal III 2022 di mana ada kenaikan yakni menjadi 5,72%. Indonesia juga masih bisa mengelola inflasi di mana pada September sempat berada di angka 5,9%. Akan tetapi, angka inflasi itu turun menjadi 5,7% pada Oktober 2022.

Darmadi melanjutkan, saat ini menjadi momentum bagus sebab masyarakat dinilai belum tahu untuk mengalokasikan dananya. Saat ini, terdapat Rp8.000 triliun simpanan yang ada di dalam bank yang menurutnya, mengindikasikan bahwa masyarakat masih bingung agar mengalokasikan dananya.

"Pada saat orang membeli properti, saat itu juga harganya naik. Berbeda dengan membeli mobil dimana harga langsung turun. Buy low sell high, itulah yang perlu dilihat dan saat ini merupakan saat tepat membeli properti," ujarnya.

Darmadi menambahkan, tahun ini merupakan tahun dimulainya kebangkitan untuk dunia properti. Hal ini ditandai dengan banyaknya developer yang meluncurkan proyek baru. Ada beberapa developer di sepanjang bulan September dan awal Oktober yang menyelenggarakan product knowledge, antara lain Antasari Place besutan PT Indonesian Paradise Property Tbk, Sinarmas Land, dan terakhir Summarecon Crown Gading.

Baca Juga: Surya Esa Perkasa (ESSA) Optimistis Kinerja Akhir Tahun Ini Masih Bertumbuh

Dia optimistis pada bulan-bulan berikutnya akan banyak developer yang juga akan meluncurkan proyek-proyek yang menawarkan konsep yang menarik dengan harga yang reasonable.

Saat ini ERA Indonesia memiliki lebih dari 114 kantor member broker dan lebih dari 6.500 marketing associate yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia.

Kantor-kantor ini antara lain berada di Jakarta, Bogor, Cibubur, Tangerang, Bekasi, Bandung, Tegal, Jember, Semarang, Yogyakarta, Solo, Malang, Surabaya, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Manado, Medan, Samarinda, Siantang, Palu, Palembang dan Pontianak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×