kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.561.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 17.956   29,00   0,16%
  • IDX 5.827   -116,27   -1,96%
  • KOMPAS100 755   -15,73   -2,04%
  • LQ45 586   -8,50   -1,43%
  • ISSI 200   -5,54   -2,70%
  • IDX30 327   -4,10   -1,24%
  • IDXHIDIV20 421   -3,25   -0,77%
  • IDX80 86   -1,67   -1,89%
  • IDXV30 115   -1,12   -0,97%
  • IDXQ30 107   -0,92   -0,85%

Ada jargas, LPG non subsidi tak terganggu


Senin, 21 Agustus 2017 / 06:05 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana, Febrina Ratna Iskana | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Pemerintah tengah mengedepankan pembangunan jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga. Bahkan pemerintah berniat untuk menerbitkan Peraturan Presiden terkait jargas agar pembangunan proyek ini bisa lebih masif lagi.

Biarpun begitu, PT Pertamina (Persero) selaku BUMN yang juga kebagian tugas membangun jargas tidak khawatir proyek pemerintah ini akan menganggu penjualan LPG Non Subsidi. "Kalau LPG non subsidi sudah ada konsumennya masing-masing," ujar Menurut Adiatma Sardjito Vice President Corporate Communication Pertamina, Minggu (20/8).

Adiatma bilang sejauh ini yang jadi masalah justru konsumsi LPG 3 Kilogram (Kg). LPG 3 kg sampai saat ini memang masih disubsidi pemerintah.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pemerintah harus mengimpor LPG sekitar 4,5 juta ton per tahun. "Yang jadi masalah adalah subsidi LPG 3kg yang terus membengkak,"imbuhnya.

Terlebih lagi, pembangunan jargas masih terbatas hanya di wilayah yang memiliki sumber gas. Beberapa wilayah yang sudah dibangun jargas oleh Pertamina adalah Prabumulih, Jambi, dan Lhokseumawe.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×