kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.062   102,00   0,57%
  • IDX 5.246   -618,08   -10,54%
  • KOMPAS100 671   -90,35   -11,87%
  • LQ45 521   -68,73   -11,65%
  • ISSI 180   -21,27   -10,56%
  • IDX30 292   -36,98   -11,25%
  • IDXHIDIV20 379   -43,38   -10,26%
  • IDX80 77   -10,24   -11,74%
  • IDXV30 105   -11,02   -9,52%
  • IDXQ30 96   -11,74   -10,87%

Adaro Energy (ADRO) fokus selesaikan proyek PLTU di tahun ini


Selasa, 04 Februari 2020 / 18:17 WIB
ILUSTRASI. Kantor PT Adaro Power Jakarta./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/25/07/2019.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah masih adanya ketidakpastian di pasar batubara, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) memilih untuk memaksimalkan kinerja operasional di bisnis inti perusahaan. ADRO juga berupaya memperkuat lini bisnis pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang dikelola oleh anak usahanya PT Adaro Power.

Head of Corporate Communication ADRO Febriati Nadira mengatakan, salah satu proyek perusahaan yakni PLTU Tanjung Power Indonesia saat ini sudah mulai beroperasi secara komersial.  

Baca Juga: Saka Energi, anak usaha PGAS, akan ambil alih seluruh hak partisipasi di Blok Muriah

PLTU ini dikelola oleh PT Tanjung Power Indonesia, perusahaan konsorsium yang dimiliki Adaro Power dan PT East-West Power Indonesia yang merupakan anak usaha perusahaan Korea Selatan yakni East-West Power Ltd.

Merujuk situs resmi ADRO, biaya proyek PLTU tersebut diperkirakan mencapai US$ 545 juta. PLTU TPI memiliki kapasitas listrik sebesar 2x100 megawatt (MW).

“PLTU TPI berkomitmen untuk berkontribusi terhadap pasokan listrik di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” terang Febriati, Selasa (4/2).

Baca Juga: Pertamina EP targetkan lifting minyak 85.000 barel per hari di tahun ini

Selain itu, ADRO juga fokus menyelesaikan pembangunan PLTU Bhimasena Power Indonesia. Di akhir September tahun lalu, pengerjaan konstruksi fisik PLTU tersebut telah mencapai kisaran 87%. Manajemen ADRO menargetkan PLTU berkapasitas 2x1.000 MW tersebut dapat beroperasi pada tahun ini.




TERBARU

[X]
×