kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Adopsi AI Diklaim Tingkatkan Efisiensi Operasional Platform E-Commerce


Selasa, 25 Februari 2025 / 16:49 WIB
Adopsi AI Diklaim Tingkatkan Efisiensi Operasional Platform E-Commerce
ILUSTRASI. Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) meyakini ada beberapa manfaat besar yang dirasakan para pelaku e-commerce melalui penerapan teknologi kecerdasan buatan


Reporter: Dimas Andi | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) meyakini ada beberapa manfaat besar yang dirasakan para pelaku e-commerce melalui penerapan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligent (AI) dalam operasionalnya.

Ketua Umum idEA Hilmi Adrianto mengatakan, industri e-commerce di Indonesia kini sudah semakin adaptif dengan teknologi AI berkat manfaat yang ditawarkan oleh teknologi tersebut.

Sebagai contoh, AI mampu meningkatkan konversi dan pendapatan. Melalui AI, personalisasi produk dan rekomendasi menjadi lebih akurat, sehingga meningkatkan kemungkinan pelanggan untuk menyelesaikan pembelian.

Baca Juga: Masih Berkembang Pesat, iDEA Proyeksi Ecommerce Indonesia Tumbuh 20% - 25%

Selain itu, otomatisasi dengan AI seperti chatbot untuk layanan pelanggan dan sistem manajemen stok berbasis AI juga dapat memangkas biaya operasional perusahaan e-commerce, termasuk tenaga kerja dan logistik.

Pendeteksian penipuan berbasis AI juga dapat mengurangi risiko transaksi ilegal, melindungi pelanggan, serta menjaga reputasi platform e-commerce.

“Meski dampak AI terhadap pendapatan dan efisiensi sudah dirasakan oleh pelaku e-commerce, angka spesifik terkait biaya investasi dan penghematan belum dapat disampaikan secara menyeluruh,” ujar Hilmi, beberapa hari lalu.

Terlepas dari itu, tren global memperlihatkan bahwa perusahaan yang mengadopsi AI dengan strategi yang tepat dapat mengalami peningkatan efisiensi operasional hingga 20%--30%. Keberadaan AI juga meningkatkan pendapatan melalui strategi personalisasi yang lebih baik.

Di sisi lain, idEA mengingatkan bahwa implementasi AI harus sejalan dengan regulasi yang ada di Indonesia, terutama terkait etika penggunaan data dan perlindungan privasi pelanggan. “Dengan adopsi yang tepat dan kebijakan yang mendukung, AI dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan industri e-commerce pada masa mendatang,” tandas dia.

Baca Juga: Emiten Teknologi dan E-commerce Masih Terbelit Kerugian, Ini Tanggapan idEA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×