Reporter: Leni Wandira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Honda Motor (AHM) membidik pertumbuhan penjualan sepeda motor secara moderat pada tahun ini, seiring perbaikan daya beli masyarakat dan pemulihan aktivitas ekonomi di sejumlah wilayah.
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), distribusi sepeda motor ke dealer atau wholesales pada Januari–Februari 2026 mencapai 1.165.117 unit. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1.141.578 unit, atau naik sekitar 23.000 unit.
Wakil Presiden Direktur Eksekutif AHM, Thomas Wijaya, mengatakan peningkatan tersebut terutama terlihat dari sisi penjualan harian (daily sales).
“Daily sales-nya meningkat. Secara harian naiknya lebih dari 3%,” ujar Thomas dikutip Rabu (25/3).
Baca Juga: Multitrend (BABY) Beberkan Efek Jangka Pendek-Panjang Imbas Penutupan Selat Hormuz
Namun demikian, ia mengakui secara total bulanan, pertumbuhan tidak terlalu signifikan karena dipengaruhi jumlah hari kerja yang lebih banyak.
“Kalau total bulanan mungkin sedikit di bawah, karena jumlah hari kerjanya lebih banyak,” katanya.
Menurut Thomas, kinerja penjualan pada awal tahun ini turut ditopang oleh meningkatnya peredaran uang di masyarakat serta membaiknya kondisi ekonomi di sejumlah daerah berbasis komoditas.
“Satu, dampak MBG, kalau jujur itu kan uang beredar bertambah. Kedua, daerah komoditas masih cukup baik, seperti Sumatera, Kalimantan, dan Jawa yang mulai pulih,” jelasnya.
Ia juga menyoroti mulai pulihnya aktivitas industri di beberapa wilayah, termasuk sektor manufaktur yang sebelumnya mengalami tekanan.
“Dulu banyak pabrik, seperti tekstil dan garmen, yang tutup dan melakukan PHK. Sekarang beberapa sudah mulai beroperasi kembali,” imbuhnya.
Hal tersebut tercermin dari indikator manufaktur yang mulai kembali ke zona ekspansi.
“PMI indeks sudah kembali di atas 50. Tahun lalu kuartal IV masih di bawah itu,” katanya.
Di sisi lain, AHM juga melihat peluang dari segmen penjualan armada (fleet), meski kontribusinya masih relatif kecil terhadap total penjualan.
“Kontribusi fleet mungkin sekitar 5%–6%,” ujarnya.
Untuk segmen ini, model yang banyak digunakan antara lain Honda Revo dan Honda Versa, serta beberapa model lain yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
“Kalau fleet itu beragam. Tapi yang dominan sekarang Revo dan Versa,” jelasnya.
Adapun terkait potensi permintaan dari program pemerintah seperti koperasi desa, Thomas menyebut realisasinya masih terbatas.
“Sejauh ini masih parsial, belum besar. Kita tunggu saja realisasinya,” katanya.
Meski demikian, AHM memastikan kapasitas produksi dan jaringan distribusi tetap siap untuk memenuhi permintaan pasar.
“Kapasitas siap, jaringan siap, dan after sales juga sudah kami siapkan,” ujarnya.
Ke depan, AHM optimistis penjualan sepeda motor masih dapat tumbuh, meskipun secara bertahap, seiring dengan perbaikan daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi domestik.
Baca Juga: Biaya Logistik Berpotensi Naik, ALFI Soroti Kinerja Pelabuhan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













