kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.878.000   -40.000   -1,37%
  • USD/IDR 16.901   42,00   0,25%
  • IDX 8.297   84,58   1,03%
  • KOMPAS100 1.168   9,92   0,86%
  • LQ45 837   7,54   0,91%
  • ISSI 296   1,82   0,62%
  • IDX30 437   5,51   1,28%
  • IDXHIDIV20 524   7,46   1,44%
  • IDX80 130   0,94   0,72%
  • IDXV30 143   0,74   0,52%
  • IDXQ30 141   1,82   1,30%

Laba Spindo (ISSP) Tumbuh Tipis Jadi Rp 534 Miliar Saat Pendapatan Susut pada 2025


Rabu, 18 Februari 2026 / 14:10 WIB
Laba Spindo (ISSP) Tumbuh Tipis Jadi Rp 534 Miliar Saat Pendapatan Susut pada 2025
ILUSTRASI. Pipa baja ISSP atau Spindo (Dok/Spindo) Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) membukukan penjualan dan pendapatan jasa senilai Rp 5,93 triliun pada tahun 2025.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) membukukan penjualan dan pendapatan jasa senilai Rp 5,93 triliun pada tahun 2025. Top line ISSP mengalami penurunan 2,94% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan capaian Rp 6,11 triliun pada tahun sebelumnya.

Merujuk laporan keuangan yang rilis di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (18/2/2026), pasar lokal berkontribusi sekitar 96,79% terhadap penjualan dan pendapatan jasa ISSP sepanjang tahun lalu. Produsen pipa baja yang dikenal dengan nama Spindo ini membukukan Rp 5,74 triliun dari pasar lokal, atau mengalami penurunan 3,36% (yoy).

Pada tahun lalu, Spindo menjual produk pipa spiral senilai Rp 1,14 triliun, pipa hitam senilai Rp 1,07 triliun, dan pipa mekanis sebesar Rp 925,20 miliar. Selain itu, Spindo juga membukukan pendapatan dari penjualan produk pipa air, strip dan plat, pipa perabot, pipa stainless, tiang, serta jasa dan lain-lain. 

Baca Juga: SRC Gelar Pesta Retail 2026 di Yogyakarta, Tegaskan Komitmen Pemberdayaan UMKM

Sementara itu, kontribusi dari ekspor naik 3,81% (yoy) dari Rp 176,92 miliar menjadi Rp 183,67 miliar. Pada tahun lalu, Spindo mencatakan pendapatan ekspor dari penjualan pipa hitam, pipa air, serta jasa & lain-lain.

Di tengah penurunan penjualan dan pendapatan jasa, beban pokok pendapatan Spindo menyusut sebanyak 4,19% (yoy) menjadi Rp 4,80 triliun. Hasil ini mengangkat perolehan laba kotor Spindo sebanyak 2,72% (yoy) dari Rp 1,10 triliun menjadi Rp 1,13 triliun pada 2025.

Spindo pun mampu menjaga pertumbuhan laba, dengan meraih laba bersih sebesar Rp 534,24 miliar sepanjang tahun lalu. Keuntungan Spindo tumbuh tipis 0,78% dibandingkan laba bersih yang dibukukan pada tahun 2024 senilai Rp 530,08 triliun.

Sejalan dengan itu, laba per saham dasar ISSP naik tipis dari Rp 75,03 pada 2024 menjadi Rp 75,72 per akhir 2025. Sampai dengan 31 Desember 2025, jumlah aset Spindo tercatat senilai Rp 8,79 triliun. Spindo memiliki liabilitas sejumlah Rp 3,12 triliun, dengan jumlah ekuitas senilai Rp 5,67 triliun.

Sementara posisi kas dan setara kas akhir tahun Spindo tercatat sebesar Rp 956,52 miliar pada 2025. Meningkat dari posisi kas dan setara kas tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 503,64 miliar.

Baca Juga: Strategi J&T Express Hadapi Lonjakan Pengiriman Selama Ramadan 2026

Selanjutnya: Utang Luar Negeri Diproyeksi Bertambah, Ekspor hingga Pengelolaan Utang Perlu Dijaga

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Kota Palangkaraya dan Sekitarnya, Lengkap Sebulan!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×