kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.880   -55,00   -0,31%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

Aion Indonesia Pastikan Progres Pembangunan Pabrik di Cikampek Sesuai Rencana


Kamis, 16 Januari 2025 / 10:51 WIB
Aion Indonesia Pastikan Progres Pembangunan Pabrik di Cikampek Sesuai Rencana
ILUSTRASI. pabrik mobil listrik Aion berlokasi di Cikampek, dengan kapasitas produksi 50.000 unit per tahun dan ditargetkan selesai pada kuartal I-2025.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aion Indonesia mengonfirmasi pembangunan pabrik mobil listriknya di Tanah Air masih berlangsung sesuai rencana. Kehadiran pabrik ini menjadi pembuktian komitmen Aion untuk mengembangkan ekosistem mobil listrik di Tanah Air.

Dalam catatan Kontan, pabrik mobil listrik Aion berlokasi di Cikampek, Jawa Barat dengan kapasitas produksi 50.000 unit per tahun. Merek asal China ini menggandeng Indomobil Group untuk pembangunan fasilitas produksi tersebut. Pabrik ini pun ditargetkan selesai pada kuartal I-2025.

CEO Aion Indonesia Andry Ciu mengatakan, pabrik ini akan menjadi langkah strategis Aion dalam mendukung pertumbuhan industri mobil listrik di Indonesia sekaligus memperkuat daya saing di pasar domestik maupun Asia Tenggara.

Dia juga memastikan, pabrik Aion di Cikampek nantinya dirancang khusus untuk memproduksi mobil listrik Aion yang dipasarkan di Indonesia.

Baca Juga: Produsen Mobil Listrik China Mulai Getol Bangun Pabrik EV

“Ini termasuk model unggulan seperti Aion Y Plus, Aion V, dan Hyptec HT,” kata dia, Kamis (16/1).

Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, Aion Indonesia juga memiliki visi besar untuk menjadikan pabrik ini sebagai basis produksi mobil listrik untuk ekspor ke berbagai negara Asia Tenggara.

“Upaya ini mencerminkan komitmen Aion dalam mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia sekaligus mendorong posisi Indonesia sebagai pusat produksi dan ekspor mobil listrik yang strategis di kawasan regional,” ungkap dia.

Selagi menunggu pabrik tersebut rampung, Aion memasarkan model-model mobil listriknya melalui skema impor completely built up (CBU) langsung dari China. Aion pun mendapat dukungan insentif bebas bea masuk dan PPnBM dari pemerintah untuk impor mobil listrik tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×