kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

AIPS: Larangan Susu Kemasan Bermerek di MBG Berisiko Ganggu Serapan Susu Peternak


Jumat, 24 Juli 2026 / 17:03 WIB
AIPS: Larangan Susu Kemasan Bermerek di MBG Berisiko Ganggu Serapan Susu Peternak
ILUSTRASI. Penghentian sementara penggunaan susu kemasan UHT dalam program MBG berpotensi mengganggu penyerapan susu segar dari peternak sapi perah rakyat. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)


Penulis: Chelsea Anastasia | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Industri Pengolahan Susu (AIPS) menyebut, penghentian sementara penggunaan susu kemasan UHT dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengganggu penyerapan susu segar dari peternak sapi perah rakyat.

Asal tahu saja, Badan Gizi Nasional (BGN) belum lama ini mengimbau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mitra untuk sementara tidak menyiapkan susu kemasan bermerek dalam program MBG.

Ketua AIPS Sonny Effendhi mengatakan larangan tersebut berpotensi mengganggu penyerapan susu peternak.

Sebab, sebagian besar produksi susu segar dalam negeri yang dihasilkan peternak rakyat selama ini diserap oleh industri pengolahan susu untuk diolah.

"Sebanyak 90% susu segar yang diproduksi peternak rakyat dikirim ke industri pengolahan susu untuk diproses menjadi susu UHT dan pasteurisasi," ujar Sonny kepada Kontan, Jumat (24/7/2026).

Baca Juga: GKSI Dorong Susu UHT Lokal Masuk Program MBG, Peternak Bisa Diuntungkan

Menurut dia, dalam kondisi normal, pasar susu reguler masih mampu menyerap pasokan susu segar dari peternak. 

Kendati demikian, saat ini daya beli masyarakat yang melemah membuat pasar susu reguler menurun, sehingga industri mengandalkan penyerapan dari program MBG.

"Susu MBG membantu menyerap susu segar. Kalau susu MBG disetop, susu segar dari peternak mau dikemanakan?" curah Sonny.

Ia menambahkan, apabila terdapat industri yang melakukan kesalahan, pemerintah melalui BGN dapat memberikan sanksi kepada pihak tersebut. 

"Namun, jangan melarang industri pengolahan susu dan koperasi yang sudah menjalankan produksi susu sekolah secara benar," tandasnya.

Sebelumnya, Sonny mengungkap, imbauan penyetopan susu kemasan bermerek di menu MBG disampaikan oleh Wakil Ketua BGN Trenggono kepada mitra dan SPPG sekitar pekan lalu.

Baca Juga: Asosiasi Susu Tolak Imbauan BGN Hentikan Penggunaan Susu Kemasan Bermerek di MBG

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×