kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.687   101,00   0,57%
  • IDX 6.529   -194,59   -2,89%
  • KOMPAS100 864   -28,90   -3,24%
  • LQ45 642   -15,41   -2,34%
  • ISSI 236   -7,11   -2,93%
  • IDX30 364   -7,05   -1,90%
  • IDXHIDIV20 450   -5,62   -1,23%
  • IDX80 99   -3,00   -2,95%
  • IDXV30 127   -2,42   -1,87%
  • IDXQ30 118   -1,60   -1,34%

AIPTI: Pasar ponsel diprediksi turun 15% di 2017


Senin, 14 Agustus 2017 / 14:41 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Ketua Umum Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI), Ali Soebroto, melihat pasar ponsel turun di semester satu tahun 2017 ini. “Kalau digabung baik ponsel fitur maupun ponsel pintar, maka diperkirakan tahun ini turun 15%,” ujarnya kepada KONTAN (14/8).

Melihat pasar ponsel hampir sama dengan meninjau penjualan consumer goods, Ali memprediksi kemungkinan daya beli yang menurun mengakibatkan pasar ponsel turut lesu.

Menurut AIPTI, setiap tahun permintaan akan ponsel baik fitur maupun smartphone di Indonesia mencapai angka 60 juta unit. Sehingga, meski tahun ini melesu, ke depannya pasar ponsel di Indonesia masih menjanjikan.

Promosi dan inovasi produk terus dilakukan oleh produsen ponsel untuk menggejot kinerja. Dibandingkan barang elektronik, produk telekomunikasi ini punya kesempatan untuk terus tumbuh lantaran masyarakat yang semakin ketergantungan terhadap teknologi tersebut.

“Semua transaksi mulai mengarah ke online,” sebutnya. Diharapkan industri khusus teknologi ponsel 4G semakin berkembang. Sebab, 4G mengharuskan TKDN dan berpotensi mengingkatkan produksi dan pangsa pasar dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×