kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Erajaya sambut upaya pemberantasan ponsel ilegal


Kamis, 10 Agustus 2017 / 23:18 WIB
 Erajaya sambut upaya pemberantasan ponsel ilegal


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - Kementrian Perindustrian dan Qualcomm incorporated meneken perjanjian kerjasama terkait dengan proses validasi data base International Mobile Equipment (IMEI). Program tersebut rencananya akan berjalan dalam enam bulan ke depan.

Aksi pemerintah ini oleh distributor ponsel disambut dengan sangat baik, salah satunya PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) yang menyatakan bahwa hal tersebut tak hanya merugikan distributor resmi namun juga merugikan pemerintah dengan potensi pajak yang berkurang.

"Secara otomatis, jika barang ilegal berkurang dan pasar yang tetap, maka secara penjualan kami pasti meningkat." kata Director of Marketing and Communication Erajaya Group, Djatmiko Wardoyo, kepada KONTAN, Kamis (10/8).

Meski demikian, Ia mengatakan bahwa potensi pendapatannya akan sangat variatif sehingga belum bisa menentukan berapa tambahan pendapatan yang akan diperolehnya.

Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan oleh International Telecommunication Union (ITU) dan Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa (EUIPO) per tahun 2015, keberadaan ponsel ilegal yang ada di Indonesia menyebabkan produsen dan distributor ponsel di Indonesia kehilangan 20,5% pendapatannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×