Reporter: Aprillia Ika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. Maskapai penerbangan AirAsia secara semena-mena membatalkan tiket penerbangan ke Batam dan Padang mulai tanggal 17 September 2009.
Banyak calon penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket merasa kecewa sekaligus terkejut dengan pengumuman sepihak ini. Pasalnya, pihak AirAsia tidak memberitahukan secara resmi perihal penutupan rute tersebut. Calon penumpang sendiri mengetahuinya ketika menelepon call center Air Asia di nomor 50505088.
Salah satu calon penumpang yang kecele adalah Arif Hermanza. "Saya sudah membeli tiket PP Jakarta-Padang sejak Mei 2009, akan tetapi tiba-tiba di cancel tanpa pemberitahuan. Kalau tidak berniat jual, kenapa membuka jadwal di website?" ujarnya kecele.
Arif bilang, permasalahan ini bukan semata uang tiket. Akan tetapi, tiket ke Padang untuk Lebaran sudah mulai susah diperoleh saat ini. "Kalau harus booking tiket lagi, kalau tidak waiting list, harganya sudah selangit," tukasnya sengit.
Pihak call center AirAsia yang dihubungi KONTAN mengaku, penerbangan rute Padang dan Batam sudah ditutup per tanggal 17 September 2009. Belum jelas apa yang menjadi dasar Air Asia mengecewakan banyak calon penumpangnya ini. "Memang mendadak, kami baru menerima konfirmasi dari supervisor kami tanggal 1 Juni 2009 kemarin bahwa penerbangan ke Padang dan Batam sudah full booked," ujar Suhanda, salah satu call center yang dihubungi KONTAN (8/6).
Sebagai kompensasinya, pihak AirAsia pun menawarkan fasilitas refund uang tiket secara penuh. Penarikan tiket ini dilayani oleh pihak call center Air Asia sendiri. Sayangnya, waktu pengembalian yang diberikan antara satu sampai dua bulan terlalu lama bagi calon penumpang yang ingin segera membeli tiket penerbangan lainnya.
Sementara itu, pihak call center sendiri tidak memberi tahu kapan penerbangan ke Padang dan Batam dibuka kembali. "Apa yang dilakukan Air Asia sudah sangat merugikan konsumen," pungkas Arif yang berjanji bakal mengadukan hal ini ke YLKI secepatnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













