kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Yaris akan dirakit di Indonesia?


Senin, 11 Februari 2013 / 10:54 WIB
ILUSTRASI. Ada banyak obat sakit kepala yang bisa jadi pilihan.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Toyota Indonesia memastikan akan menambah beberapa model baru untuk dirakit secara lokal (CKD) dengan memanfaatkan pabrik kedua PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mulai bulan depan. Setelah Etios dan Liva, Yaris yang saat ini dirakit di Thailand, diusahakan diboyong ke Indonesia. Pasar model di Indonesia cukup besar!

Rencana memboyong Yaris ke Indonesia sudah berhembus sejak akhir 2011. "Masih tarik-ulur! Lagi dibicarakan, namun belum ada keputusan," komentar Johnny Darmawan, Presdir PT Toyota Astra Motor di Jakarta Selatan, akhir pekan lalu.

Tujuan Toyota Indonesia merakit  Yaris di Tanah Air untuk meningkatkan daya saingnya dengan Honda Jazz. Dengan cara tersebut, biaya pengiriman (dari Thailand) dan produksi, harga bisa lebih ditekan.

Pabrik kedua TMMIN yang mulai beroperasikan tahun ini, menyediakan slot tambahan 60.000-70.000 unit. "Pasti kita akan berproduksi di Karawang. Saat ini masih menentukan waktunya dengan kantor regional," jelas sumber Toyota minta namanya tidak disebutkan.

Toyota juga memastikan, tidak akan meluncurkan Yaris generasi terbaru di Indonesia tahun ini. Padahal, di Amerika Serikat, Eropa dan Jepang sudah dilakukan sejak tahun lalu!

"Belum tahun ini! Lihat tahun depan," tegas Johnny. (Agung Kurniawan/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×