kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Akhir Januari 2018, produksi minyak capai 805.000 BOPD


Selasa, 30 Januari 2018 / 20:39 WIB
ILUSTRASI. Anjungan Lepas Pantai Pertamina


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus menjaga produksi minyak dan gas (migas) di tahun 2018. Pemerintah berharap, produksi migas pada tahun ini tidak turun jauh dari produksi migas tahun lalu.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher mengatakan, produksi migas saat ini masih lebih tinggi dari target lifting migas yang dicantumkan dalam APBN 2018. Hingga 29 Januari 2018, produksi migas mencapai level 2,15 juta setara minyak per hari (BOEPD).

Khusus untuk produksi minyak juga masih sesuai target lifting minyak tahun ini. Wisnu bilang, produksi minyak saat ini mencapai kisaran 795.000- 805.000 barel per hari (BOPD).

"Kami masih mengupayakan untuk dijaga sesuai target APBN 2018," kata Wisnu ke KONTAN pada Selasa (30/1).

Pemerintah menargetkan, lifting minyak dan gas bumi pada tahun ini diperkirakan sebesar 2 juta barel setara minyak per hari. Lifting migas ini terdiri dari lifting minyak sebesar 800.000 barel per hari, dan lifting gas bumi 1,2 juta barel setara minyak setara minyak per hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×