kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.878   -57,00   -0,32%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

Akida: Industri harus sinergi dengan penelitian kampus ITB


Senin, 03 Desember 2018 / 20:16 WIB
ILUSTRASI. Teknologi Digital Mikroskop di Pameran LabIndonesia 2018


Reporter: Lita Febriani | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Asosiasi Kimia Dasar Anorganik Indonesia (Akida) mulai mengadakan kerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Kerjasama dilakukan guna menyinergikan secara nyata penelitian-penelitian yang tengah dikembangkan oleh universitas.

Ketua Akida, Michael Susanto Pardi menuturkan bahwa selama ini belum ada kerjasama nyata pihak industri dengan universitas. "Kerjasama dengan universitas dilakukan untuk mengembangkan produk-produk kimia," ungkap Michael kepada Kontan.co.id, Minggu (2/12).

Usai dengan ITB, Akida akan mencoba jajaki kerjasama dengan universitas lain yang memiliki jurusan kimia. Tak hanya lakukan kerjasama dengan universitas saja. Akida juga tengah lakukan kerjasama dengan Toyota guna kembangkan Internet of Things (IOT).

Memasuki era industri 4.0, Michael Susanto Pardi berpendapat bahwa industri harus melakukan training guna memiliki SDM yang siap bekerja. Hal tersebut dilakukan agar SDM cepat beradaptasi dengan sistem robotic, cloud computing dan artificial intelegence (AI) atau kecerdasan buatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×