kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45994,16   -8,36   -0.83%
  • EMAS1.136.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Alihkan pengelolaan toko kepada sister company, ini fokus bisnis GLOB ke depan


Rabu, 30 September 2020 / 17:03 WIB
Alihkan pengelolaan toko kepada sister company, ini fokus bisnis GLOB ke depan
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas di depan toko ponsel Global Teleshop, Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis. Foto Masuk : Selasa/130219, Jam : 21.15 WIB


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah resmi mengalihkan pengelolaan tokonya kepada PT Trio Distribusi Tbk, anak usaha dari PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO), PT Global Teleshop Tbk (GLOB) kini fokus memulai bisnis gaya hidup dengan bekerjasama dengan perusahaan yang sudah menjalankan bisnis gaya hidup. Diantaranya seperti, penjualan mesin kopi, penjualan sneaker, minuman herbal, dan jual-beli tas bekas bermerk terkenal.

Seperti diketahui Global Teleshop (GLOB) resmi mengalihkan pengelolaan seluruh toko offline maupun online kepada Trio Distribusi , per kuartal I 2020. Presiden Direktur GLOB Sugiono Wiyono Sugialam menjelaskan, dengan pengalihan usaha perseroan akan mendapatkan pendapatan tetap atas pengalihan tersebut setiap bulannya kemudian perseroan melakukan berbagai pengembangan bisnis di dalam area gaya hidup dan juga area yang relevan pada keadaan pandemi covid-19.

"Semua bisnis yang berhubungan dengan smartphone dialihkan kepada sister company kami dimana membuat satu sinergi yang lebih baik yaitu dengan Trio distribusi yang merupakan anak perusahaan dari Trikomsel sehingga perusahaan bisa fokus mengalihkan bisnis kepada gaya hidup bekerjasama dengan perusahaan yang sudah menjalankan bisnis gaya hidup yang kekinian," jelas Sugi saat paparan publik secara virtual, Selasa (30/9).

Baca Juga: Bukit Asam (PTBA): Gasifikasi batubara bisa bantu menekan impor LPG

Mulai beberapa bulan lalu perseroan sudah mulai masuk kepada industri kopi dan ekosistem kopi yaitu dengan melakukan penjualan mesin kopi yang bersifat personal selling maupun bersifat distribusi kepada coffe shop maupun individu-individu di rumah.

Selain itu, perusahaan juga menambah bisnis gaya hidup yaitu berbagai aksesoris gaya hidup seperti sneaker dan tas bermerk bekas yang mendapatkan pasar yang cukup besar di Indonesia.

Perusahaan juga mulai memasuki bisnis herbal yang juga menjadi salah satu support dari bisnis ekosistem kopi yaitu biji kopi. Perseroan dalam persiapan memasuki industri herbal minuman dan makanan kesehatan yang rencananya akan diluncurkan pada kuartal ke IV dan akan dikembangkan menjadi lebih besar di 2021.

Sugi mengungkapkan, kontribusi secara omset untuk saat ini tidak besar, perusahaan lebih memilih mementingkan profit margin daripada omzet. Pihaknya juga akan terus mengamati situasi pandemi karena menurutnya akan banyak sekali perubahan-perubahan dan tren pasar. "Untuk solidnya kita akan amankan bisnis kita di 2021 tapi selama kuartal II-2020 omset yang sudah didapatkan kurang lebih Rp 3 miliar. Kami berharap bisa tumbuh dengan gross margin yang lebih tinggi dari bisnis smartphone," katanya.

Baca Juga: Surya Semesta Internusa (SSIA) beri pinjaman ke anak usaha maksimal Rp 30 miliar

GLOB juga tidak menganggarkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) karena menurut Sugi ini adalah bisnis distribusi dan omzetnya kepada distribusi. "Jadi kita memanfaatkan sumber daya sumber daya yang sudah ada yaitu team work, IT sistem, kemudian jaringan kantor-kantor yang kita punya. Kemampuan perusahaan untuk melakukan repair itu sudah kita lakukan yang eksisting jadi capex sangat minim," ujar Sugi.

Di tengah pandemi covid-19 pihaknya juga akan menyesuaikan omset dan revenue dengan keadaan saat ini. Pihaknya juga berharap secara kesehatan perusahaan akan meningkat termasuk laba bersih di tahun 2020.

Tapi Sugi menyebut, yang utama bagi perusahaannya saat ini adalah mempersiapkan diri untuk 2021 dan fokus melanjutkan bisnis dalam bidang gaya hidup, biji kopi, dan usaha-usaha yang terkait dengan gaya hidup sehat di tengah pandemi covid-19.

Selanjutnya: Siap perluas pasar, Trisula International (TRIS) dapat izin edar APD dari Kemenkes

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM) Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×