kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.525   25,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Anak Usaha ABM Investama (ABMM) Ekspansi di Sektor Tambang Melalui Inovasi Road Train


Kamis, 07 Mei 2026 / 10:49 WIB
Anak Usaha ABM Investama (ABMM) Ekspansi di Sektor Tambang Melalui Inovasi Road Train
ILUSTRASI. Anak usaha PT ABM Investama Tbk (ABMM), PT Sanggar Sarana Baja (SSB) (DOK/ABM Investama)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT ABM Investama Tbk (ABMM) melalui anak usahanya, PT Sanggar Sarana Baja (SSB), menggarap inovasi road train di tambang bawah tanah. Langkah ini disebut sebagai solusi atau kompleksnya operasi underground hauling dengan risiko yang tinggi.

Inovasi ini dilakukan melalui kolaborasi dengan rekanan bisnisnya yaitu MSM Mongolia, pemegang lisensi Mercedes di Mongolia. Sejak tiga tahun lalu, SSB telah mengekspor road train ke Mongolia berkat kerja sama joint development dengan MSM sebagai truck dealer di Mongolia.

Direktur Sanggar Sarana Baja Johan Budisusetija mengatakan, keunggulan inovasi road train ini terletak pada kemampuannya meningkatkan kapasitas muatan secara signifikan, mereduksi jumlah ritase, serta menjamin faktor keselamatan di medan operasional yang menantang.

“Desain attachment road train dikembangkan oleh tim internal SSB, mulai dari tahap konsep hingga produk akhir. Inovasi ini tidak hanya memiliki nilai kebaruan, tetapi juga menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan solusi yang relevan terhadap kebutuhan pasar,” jelas Johan dalam keterangan tertulis, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, road train ini dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi pengangkutan di tambang bawah tanah karena memiliki daya angkut lebih besar di atas dump truck konvensional. Selain peningkatan efisiensi, road train juga berkontribusi pada pengurangan konsumsi bahan bakar dan emisi. 

“Di tambang bawah tanah itu berisiko tinggi karena terowongannya sempit, lebarnya hanya sekitar 5,6 meter, tentu saja ini memerlukan ketelitian karena juga terkait faktor keselamatan,” lanjut Johan.

Ia menambahkan, berbagai fitur keselamatan juga disematkan agar para pekerja tetap merasa aman. Road train dibekali fitur-fitur steering axle guna melakukan penyesuaian di terowongan sempit. Kendaraan tambang ini juga dilengkapi sistem berbasis radar dan kamera, serta sistem yang memastikan muatan tetap terkontrol. 

Seiring capaian ini, Johan bilang, pihaknya tetap melirik peluang ekspansi di sektor tambang ke depan.

Road train yang merupakan inovasi engineering yang lahir dari Indonesia mampu menjawab kebutuhan nyata industri tambang global dan menciptakan nilai bisnis yang terukur. Ke depan, kami akan terus membuka peluang ekspansi serta kolaborasi yang lebih luas,” kata Johan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×