kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,85   -12,38   -1.32%
  • EMAS915.000 -0,97%
  • RD.SAHAM -0.29%
  • RD.CAMPURAN -0.06%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.26%

Aneka Tambang (ANTM) yakin kinerja meningkat seiring kenaikan harga nikel


Kamis, 21 Januari 2021 / 17:29 WIB
Aneka Tambang (ANTM) yakin kinerja meningkat seiring kenaikan harga nikel
ILUSTRASI. Aneka Tambang (ANTM) tahun ini juga akan mengembangkan bisnis hilir nikel.

Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan tambang mineral PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) optimistis tren kenaikan harga nikel akan membawa dampak positif bagi kinerjanya di tahun ini. Perusahaan yang kerap disebut sebagai Antam ini juga fokus mengembangkan bisnis komoditas nikel yang bersifat hilir.

Sekadar catatan, ANTM membukukan produksi dan penjualan feronikel unaudited sepanjang tahun 2020 masing-masing sebesar 25.970 TNi dan 26.163 TNi.

ANTM juga mencatatkan produksi dan penjualan bijih nikel unaudited masing-masing sebanyak 4,76 juta wmt dan 3,30 juta wmt hingga akhir tahun kemarin. Bijih nikel tersebut digunakan sebagai bahan baku pabrik feronikel ANTM dan penjualan kepada pelanggan domestik.

SVP Corporate Secretary Aneka Tambang Kunto Hendrapawoko mengatakan, seiring dengan kenaikan harga nikel saat ini, Antam pada dasarnya terus berupaya meningkatkan capaian produksi dan penjualan komoditas. Sehingga Antam berharap dapat mencetak kinerja yang lebih baik di akhir tahun 2021. “Kami optimistis kinerja bisnis komoditas nikel Antam akan tetap optimal di tahun 2021,” imbuh dia, Kamis (21/1).

Baca Juga: Harga nikel dan emas melaju, Aneka Tambang (ANTM) pacu kinerja

Optimisme tersebut didukung oleh upaya ANTM yang terus melakukan evaluasi yang selektif dan cermat dengan mengedepankan skala prioritas dalam penyusunan rencana belanja modal. Utamanya yang berkaitan dengan aktivitas yang mendukung keselamatan kerja serta kesinambungan operasi organik perusahaan, di samping mendukung proyek pengembangan utama serta aktivitas eksplorasi.

ANTM juga akan terus berfokus pada ekspansi pengolahan mineral bersifat hilir, termasuk di komoditas nikel, melakukan perluasan basis cadangan dan sumber daya, hingga menjalin kemitraan untuk mengembangkan produksi mineral olahan baru dari cadangan yang ada. “Kami juga berusaha menurunkan lebih lanjut cash cost dan meningkatkan daya saing biaya serta peningkatan kinerja bisnis inti untuk menaikkan pendapatan perusahaan,” tandas Kunto.

Terkait hilirisasi, ANTM masih berupaya merampungkan proyek pabrik feronikel di Halmahera Timur. Sebenarnya, konstruksi pabrik itu sudah mencapai 97% sejak 2019 silam. Namun pengoperasian smelter tersebut masih terganjal pasokan listrik.

Dalam berita sebelumnya, ANTM sedang mencari cara untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi proyek tersebut yang diperkirakan mencapai 75 megawatt (MW). Ketika beroperasi, smelter feronikel ini akan mampu memproduksi feronikel sebanyak 13.500 TNi per tahun.

Baca Juga: Antam (ANTM) catat capaian kinerja produksi dan penjualan unaudited yang solid

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Panduan Cepat Peningkatan Produktifitas Panduan Cepat Menganalisa dan Merumuskan Strategi Bisnis

[X]
×