kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Anggaran Perjalanan Dinas K/L Dipotong, Begini Tanggapan Asita


Senin, 27 Januari 2025 / 20:33 WIB
Anggaran Perjalanan Dinas K/L Dipotong, Begini Tanggapan Asita
ILUSTRASI. Asita menanggapi kebijakan pemerintah yang memutuskan untuk memangkas anggaran perjalanan dinas kementerian/lembaga hingga 50% mulai tahun 2025.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) menanggapi kebijakan pemerintah yang memutuskan untuk memangkas anggaran perjalanan dinas kementerian/lembaga (K/L) hingga 50% mulai tahun 2025.

Wakil Ketua Umum DPP Asita Budi Ardiansjah mengatakan, pemotongan anggaran perjalanan dinas untuk (K/L) tentu akan memberi dampak besar bagi dunia pariwisata nasional, terutama untuk biro perjalanan wisata yang selama ini mengawal perjalanan dinas pemerintah.

Jika benar bahwa anggaran perjalanan dinas K/L yang dipangkas mencapai 50%, maka hal itu akan menurunkan potensi omset perusahaan biro perjalanan wisata sebesar 50% dalam beberapa waktu mendatang.

Baca Juga: Anggaran Perdin Dipotong Hingga 50%, PHRI: Aktivitas Hotel dan Restoran Bisa Turun

“Otomatis ini akan berdampak terhadap nasib perusahaan dan kesejahteraan para karyawan,” kata dia, Senin (27/1).

Asita mengaku, anggota-anggotanya bisa saja mencari potensi pasar baru dari pelanggan sektor swasta yang berminat melakukan perjalanan bisnis sembari wisata. 
Hanya saja, langkah ini terbilang berat mengingat banyak sektor industri nasional yang mengalami kelesuan sejak tahun lalu akibat perlambatan ekonomi. Alhasil, sektor swasta pun bakal melakukan efisiensi atas operasional bisnisnya.

"Pengalihan pasar memang keniscayaan, tapi kami tetap berharap pemerintah bisa lebih bijak menjalankan kebijakan ini," pungkas Budi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×