kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Angkasa Pura II siap terapkan tarif rupiah


Selasa, 21 April 2015 / 15:19 WIB
Angkasa Pura II siap terapkan tarif rupiah
ILUSTRASI. Airbnb kenalkan serangkaian fitur untuk membantu tamu agar betul-betul memahami pengingapan yang akan didapatkan sebelum memesan.


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Angkasa Pura II menyatakan kesiapannya untuk memberlakukan tarif pengelolaan bandara dalam bentuk rupiah. Perusahaan pelat merah itu mengaku tak keberatan jika memang hal tersebut sudah menjadi aturan yang ditetapkan pemerintah. Apalagi selama ini perseroan juga tidak banyak mendapatkan pemasukan dalam bentuk dollar dan pengeluarannya semuanya dalam bentuk rupiah.

"Kalau dijadikan dollar kita tidak terlalu masalah cuma ini harus dibicarakan dengan airlines, ratenya akan berapa," kata Andra Y. Agussalam, Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Selasa (21/4).

Kalaupun semua pemasukannya dalam bentuk rupiah, hal ini juga tidak akan berpengaruh pada kondisi finansial perusahaan. Andra mengatakan, selama ini pemasukannya dalam bentuk dollar hanya berkisar 10% dari seluruh pendapatan yang diterimanya. Pendapatan itu diperoleh dari biaya pendaratan pesawat, parkir pesawat dan pungutan bandara untuk penerbangan internasional saja.

Angkasa Pura II pun tak khawatir kalau pemberlakuan tarif dalam rupiah akan memangkas pendapatannya dalam bentuk dollar. Menurut Andra, selama tarif dalam bentuk rupiah itu ekuivalen dengan kurs dollar saat ini maka hal itu tidak berpengaruh pada pendapatan perseroan. Justru dengan pendapatan dalam bentuk rupiah perusahaan tidak perlu repot untuk menukarkannya.

“Nah kalau rupiah sekarang kan maskapai asing yang harus sedia rupiah,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×