kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45961,84   -17,31   -1.77%
  • EMAS984.000 -1,50%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

​Apa Alasan Harga Pertamax Naik? Ini Jawaban Pertamina


Kamis, 07 April 2022 / 15:22 WIB
​Apa Alasan Harga Pertamax Naik? Ini Jawaban Pertamina
ILUSTRASI. Ilustrasi alasan harga Pertamax naik.


Penulis: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID -Jakarta. PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis bensin Pertamax (RON 92), berlaku efektif pada, Jumat, 1 April 2022, pukul 00:00 waktu setempat. 

Harga Pertamax dibedakan berdasarkan regional pemasaran. 

Merujuk pada pengumuman resmi perseroan, harga Pertamax per 1 April 2022 ini naik menjadi di kisaran Rp 12.500 sampai Rp 13.500 per liter dari sebelumnya Rp 9.000 sampai Rp 9.400 per liter.

Lantas, apa alasan harga BBM Pertamax naik? 

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Begini Tanggapan Apindo

Apa alasan harga Pertamax naik? 

Dikutip dari Kompas.com (7/4/2022), Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, alasan harga Pertamax naik untuk menghindari kerugian akibat lonjakan harga minyak mentah dunia imbas konflik bersenjata di Ukraina.

"Pertamina naiknya Pertamax itu Rp 12.500 dan untuk itu Pertamina itu mensubsidi Rp 3.500 per liter," kata Nicke dikutip pada Kamis (7/4/2022).

Sementara, menurut Nicke kompetitor Pertamina menaikan harga BBM RON 92 menjadi Rp 16.000 per liter. 

Sebagaimana diketahui, PT Shell Indonesia kembali menaikkan harga BBM terhitung sejak Sabtu, 2 April 2022. Berdasarkan data dari situs resmi Shell Indonesia, kenaikkan harga terjadi pada seluruh jenis BBM perusahaan pemasok BBM itu. 

Untuk jenis bensin RON 92, Shell Super, mengalami kenaikkan sebesar Rp 3.010 per liter, dari Rp 13.990 per liter menjadi Rp 16.000 per liter.

Baca Juga: BPS Sebut Kenaikan PPN Berpotensi Besar Kerek Inflasi pada April 2022

Porsi konsumsi BBM Pertamax

Sementara itu, dikutip dari Kompas TV (1/4/2022), BBM nonsubsidi  seperti Pertamax series maupun Dex series, porsi konsumsinya sekitar 17 persen dari total konsumsi BBM nasional. 

Pertamax sekitar 14 persen, sedangkan Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex sekitar 3 persen.

Sementara 83 persen lainnya, porsi konsumsi masyarakat adalah BBM subsidi yaitu, Solar subsidi dan Pertalite.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×