kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Apartemen Tanjung Barat banjir peminat


Minggu, 20 Agustus 2017 / 17:34 WIB
Apartemen Tanjung Barat banjir peminat


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Apartemen transit oriented develoment (TOD) stasiun Tanjung Barat laris manis. Meskipun belum resmi dipasarkan, proyek garapan Perum Perumnas ini sangat diminati konsumen. Peluncuran pemasaran rencanaya baru akan dilakukan pada September atau Oktober 2017 mendatang.

Sejak penyataan minat dibuka melalui pendaftaran nomor urut pemesanan (NUP) pada12 Agustus hingga 19 Agustus, terdapat 359 calon pembeli yang telah menyatakan minatnya untuk membeli apartemen tersebut. "Minatnya sangat bagus untuk proyek ini. Sekitar 80% dari NUP tersebut memilih untuk membeli apartemen subsidi," kata Angesti Arum, Promotion Manager Perumnas pada KONTAN, Sabtu (19/8).

Arum melihat cukup wajar proyek tersebut dimiati pasar lantaran lokasinya cukup strategis di kawasan stasiun KRL dan harganya juga sangat menarik terutama untuk apartemen subsidi.

Perumnas berencana menjual apartemen subsidi sekitar Rp 9,3 juta per meter persegi (m2). Ada dua tipe unit khusus subsidi yang ditawarkan yakni studio seluas 22 m2 dan satu kamar 32 m2. Dengan begitu harga unit terkecil mencapai Rp 204,6 juta dan 297,6 juta. Sedangkan harga non subsidi rencananya akan ditawarkan mulai Rp 16 juta per m2.

Perumnas juga tengah mengkaji menurunkan harga apartemen subsidi tersebut sesaui dengan arahan Menteri BUMN agar harganya tidak lebih dari Rp 200 juta per unit.

Groundbreaking proyek garapan Perum Perumanas kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dilaksanakan pada Selasa (15/8). Proyek ini dibangun tiga tower setinggi 29 lantau di atas lahan seluas 15.244 m2 dengan kapasitas 1.232 unit. Proyek ini akan menelan investasi Rp 705 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×