kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Apersi targetkan bangun 70.000 rumah bersubsidi


Kamis, 04 Agustus 2016 / 20:13 WIB
Apersi targetkan bangun 70.000 rumah bersubsidi


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Asosiasi Pengembang perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menargetkan pembangunan 70.000 unit rumah subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan perumahan (FLPP).

"Tahun ini kita menargetkan untuk membangun 70.000 unit rumah dan sampai saat ini sudah terealisasi sekitar 30%," kata Ketua Umum Apersi versi Munas Jakarta Anton Santoso, di Jakarta, Rabu (3/8).

Jumlah itu diakui Anton naik dari realisasi pembangunan tahun 2015 yang mencapai 45.000 unit rumah.

Dia berharap pada semester II-2016 ini pembangunan rumah subsidi bisa lebih baik lagi sehingga target 70.000 unit rumah bisa tercapai. Pasalnya, pembangunan rumah subsidi oleh Apersi sempat terhenti beberapa waktu lalu.

"Kemarin sempat terhenti karena adanya Peraturan Menteri (permen) Nomor 21/2016 yang sudah diperbaiki dengan Permen 26/2016 tentang kemudahan bantuan rumah bagi MBR. Jadi, saat ini sudah kami lanjutkan," ungkap Anton.

Dalam Permen Nomor 21/2016 dijelaskan bahwa akad kredit baru bisa dilakukan setelah listrik tersambung di rumah subsidi.

Namun hal itu disesalkan banyak kalangan karena di beberapa daerah masih kesulitan dalam hal distribusi listrik.

Permen Nomor 26/2016 memungkinkan akad kredit sudah bisa dilakukan ketika bangunan sudah mencapai 20% saja.

"Untungnya sudah ada Permen baru karen kalau yang lama diteruskan bisa berakibat pada tidak tercapainya target perumahan FLPP," sebut Anton. (Ridwan Aji Pitoko)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×