kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45725,83   16,46   2.32%
  • EMAS914.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

APM Honda nilai LCGC masih prospektif walaupun harmonisasi pajak rampung


Kamis, 19 September 2019 / 22:47 WIB
APM Honda nilai LCGC masih prospektif walaupun harmonisasi pajak rampung
ILUSTRASI. Penjualan mobil baru Honda

Reporter: Agung Hidayat | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Agen Pemegang Merek (APM) Honda melihat rencana pencanangan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) kepada mobil segmen Low Cost Green Car (LCGC) tak mengurangi kekuatan pasar segmen tersebut.

Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor memperkirakan PPnBM nanti setelah harmonisasi, menurut RPP nya memang akan ada kenaikan. Dan tentunya karena kenaikan ini juga akan berlaku untuk semua model LCGC, perusahaannya masih optimis untuk produk Honda di segmen ini.

Lebih lanjut ia bilang kalau melihat RPP nya dengan tax harmonisasi ini, LCGC akan naik ke 3% dan model lainnya tergantung gas buang yang dikeluarkan kendaraan tersebut.

Baca Juga: Harga Mobil New Calya Naik, New Sigra Ikut Naik Kecuali di Varian Terendah

"Tampaknya semua model akan kena impactnya. Semakin baik gas buangnya semakin rendah taxnya," sebut Yusak kepada Kontan.co.id, Kamis (19/9).

Menurutnya lagi, segmen LCGC masih belum dapat head to head dengan segmen lainnya. Kata Yusak, market LCGC terbilang unik karena menargetkan first time buyer yaitu pelanggan yang beralih dari sepeda motor ke mobil dengan harga terjangkau.

Dengan porsi LCGC yang masih 20% dari volume penjualan mobil, menurut Yusak masih akan bertahan dalam waktu lama. "Apalagi target dari pemerintah juga di tahun 2025 market LCGC masih di 20%," katanya.

Adapun Honda masih mendorong segmen LCGC lewat modelnya Honda Brio. Manajemen mengklaim, Brio Satya saat ini menjadi market leader di segmen LCGC 2 row dengan pangsa pasar 24%.

Baca Juga: Pasar Sepeda Motor Stagnan, Agen Pemegang Merek Adu Balap di Segmen Skutik

Berdasarkan keterangan Honda, sepanjang Agustus Honda Brio mencatatkan penjualan sebanyak 6.256 unit. Rinciannya, sebanyak 4.745 unit penjualan Honda Brio Satya dan sebanyak  1.511 unit penjualan Honda Brio RS.  

Adapun total penjualan retail Honda di bulan Agustus sebanyak 13.127 unit. Dengan demikian Honda Brio berkontribusi 47,65% terhadap total penjualan Honda. Asal tahu saja, pada bulan Juli, Honda Brio khususnya Honda Brio Satya juga mencatatkan penjualan yang besar, yakni 5.655 unit.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×