kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

April, penjualan Honda City menyalip Toyota Vios


Sabtu, 17 Mei 2014 / 07:24 WIB
ILUSTRASI. Menara telekomunikasi PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk alias Mitratel.


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Fitri Arifenie

JAKARTA. Persaingan antara Honda dan Toyota untuk memperebutkan jawara pertama di pasar sedan mini semakin sengit. Sepanjang tahun lalu, pangsa pasar Honda sebesar 44,82%. Sementara, pangsa pasar Toyota sekitar 46,94% di tahun 2013.

Pada bulan April lalu, Honda mampu menyalip Toyota lewat All New City. Di pasar sedan mini, penjualan Honda memimpin dengan mengantongi market share sebanyak 68,77% atau 480 unit.

Sementara, All New Toyota Vios pada bulan April hanya terjual sekitar 200 unit. Artinya, pangsa pasar Toyota di bulan April hanya 28,65% untuk kelas sedan mini.

Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, pihaknya akan fokus menggarap sedan di segmen mini. "Honda meluncurkan All New City, yang mudah-mudahan bisa memberikan penyegaran di segmen sedan," kata Jonfis kepada KONTAN belum lama ini.

Penjualan stagnan

Kendati menjadi jawara di bulan April, secara rata-rata Honda masih kalah dengan Toyota. Di periode Januari-April 2014, penjualan Toyota Vios sudah mencapai 1.020 unit atau 65,64% dari total penjualan sedan mini yang sebesar 1.554 unit. Sedangkan pangsa pasar Honda untuk periode yang samadi segmen mini sedan hanya 30,88%.

Rahmat Samulo, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) bilang, penjualan sedan tahun ini tak jauh beda dengan tahun lalu. Di kuartal II-2014, penjualan Toyota Vios juga tak beda jauh dengan kuartal I. "Sebab, orang Indonesia masih menyukai MPV," jelasnya.

Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), pada Januari-April 2014, penjualan sedan di mini segmen turun 29,34% menjadi 5.500 unit dari periode yang sama tahun lalu sekitar 7.784 unit. "Penjualan kelas sedan turun karena pajaknya tinggi," kata Jongkie Sugiharto, Ketua I Gaikindo. n

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×