kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Arab Saudi Kembali Buka Impor Udang dari Indonesia, Ekspor Berpeluang Pulih


Rabu, 27 Mei 2026 / 06:00 WIB
Arab Saudi Kembali Buka Impor Udang dari Indonesia, Ekspor Berpeluang Pulih
ILUSTRASI. Ilustrasi Udang (DOK/Shutterstock)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa Indonesia kembali dapat mengekspor udang dan produk udang ke Arab Saudi.

Hal ini terjadi setelah otoritas pangan dan obat Arab Saudi, Saudi Food and Drug Authority (SFDA), menyetujui pembukaan kembali izin ekspor dari Indonesia. Keputusan tersebut ditetapkan pada Minggu (24/5/2026).

Baca Juga: GIIAS 2026 Digelar Akhir Juli, Hadirkan 63 Merek Kendaraan Termasuk 6 Pendatang Baru

Budi mengatakan, dengan dibukanya kembali akses tersebut, para eksportir udang di Indonesia diharapkan dapat segera memanfaatkan peluang ekspor ke pasar Arab Saudi.

“Dengan terbukanya peluang tersebut, kami mengajak eksportir udang dan produk udang untuk kembali menggencarkan ekspor ke Arab Saudi. Kami harap kesempatan ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (25/5/2026).

Sebagai informasi, ekspor udang dan produk olahannya ke Arab Saudi sempat terhenti selama sekitar delapan bulan sejak 7 September 2025.

Penghentian tersebut dipicu isu dugaan kontaminasi udang Indonesia dengan Cesium-137, yang membuat SFDA menangguhkan izin empat eksportir asal Indonesia.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan dialog intensif dengan SFDA untuk menindaklanjuti isu tersebut.

Baca Juga: Aprindo: Alfamart dan Indomaret yang Dipaksa Tutup di NTB Kini Sudah Buka Kembali

Pemerintah juga menyampaikan berbagai laporan yang mendukung keamanan produk udang Indonesia sebagai dasar pertimbangan pembukaan kembali akses ekspor ke Arab Saudi.

“Berdasarkan keputusan terbaru SFDA, izin keempat eksportir tersebut telah kembali aktif,” kata Fajarini.

Upaya pemulihan akses ekspor udang ini dilakukan melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Satuan Tugas Cesium-137 di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta dukungan Kedutaan Besar RI di Riyadh dan Atase Perdagangan RI.

Baca Juga: Strategi Bertahan di Krisis: Pengusaha Diminta Perkuat Fondasi Internal

Hingga saat ini, Kemendag mencatat terdapat 63 perusahaan produk perikanan dan 18 perusahaan produk olahan ikan asal Indonesia yang telah terdaftar di SFDA.

Otoritas Arab Saudi tersebut juga disebut telah mengizinkan seluruh perusahaan yang memenuhi ketentuan untuk kembali melakukan ekspor ke Arab Saudi, dengan mengikuti prosedur sertifikasi bebas Cesium-137 yang juga diterapkan untuk pasar Amerika Serikat (AS).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×